4.000 Kendaraan Sempat Terjebak Macet, Ini Penyebab Kemacetan di Tol IKN

Jumat 26-12-2025,21:13 WIB
Reporter : Chandra
Editor : Baharunsyah

BACA JUGA:Wali Kota Samarinda Pastikan Pengamanan Natal Berjalan Aman dan Kondusif

Libur panjang Nataru menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengunjungi ibu kota baru Indonesia ini. Menurutnya, rasa penasaran terhadap perkembangan IKN mendorong banyak keluarga merencanakan kunjungan ke lokasi tersebut.

Sementara faktor ketiga justru datang dari rasa ingin tahu masyarakat terhadap infrastruktur baru.

"Biasanya masyarakat ingin mencoba pengalaman melintas di jalan tol baru, apalagi ini menuju IKN. Potensinya cukup besar," tambah Yudi.

Kenyamanan dan kecepatan yang ditawarkan Tol IKN menjadi nilai jual tersendiri dibandingkan jalur non-tol konvensional.

Masyarakat menilai investasi waktu dan biaya tol sebanding dengan efisiensi perjalanan yang diperoleh.

BBPJN Kaltim pun memprediksi volume kendaraan pada periode Nataru tahun ini berpotensi melampaui capaian sebelumnya.

Sebagai informasi, saat pembukaan fungsional pada Lebaran 2025 lalu, Tol IKN dilintasi 11.948 kendaraan selama delapan hari operasional.

BACA JUGA:Momentum Libur Akhir Tahun di IKN: Ada Spot Foto Sekaligus Tempat Mengenang Soekarno-Hatta!

Kombinasi tiga faktor utama, yakni agenda Haul Guru Sekumpul, libur Nataru, dan dibukanya dua lajur Tol IKN dari Balikpapan hingga Penajam Paser Utara ini menciptakan kondisi ideal bagi lonjakan pengguna jalan.

"Kami belum mengunci angka pasti, tapi kami perkirakan kendaraan yang masuk Tol IKN selama Nataru ini cukup banyak," tegas Yudi.

Jasa Marga dan BBPJN pun mengeluarkan himbauan kepada pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan secara matang.

Mereka meminta masyarakat memperhatikan jam operasional tol fungsional yang masih terbatas dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melintas.

“Kehadiran Tol IKN terbukti menghadirkan opsi baru bagi masyarakat Kalimantan dalam merencanakan perjalanan lintas provinsi. Infrastruktur ini tidak hanya memangkas waktu tempuh, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan pariwisata di wilayah yang dilaluinya,” pungkasnya.

Kategori :