Panen Jagung Warnai Program Pengembangan Kakao-Holtikultura Binaan PT Berau Coal

Rabu 15-10-2025,09:01 WIB
Reporter : Rizal
Editor : Tri Romadhani

Ia mengakui, peningkatan produktivitas ini perlu kolaborasi antara pemerintah dengan swasta, dalam pemenuhan sarana produksi seperti pupuk dan peningkatan kapasitas serta pengetahuan petani dalam mengelola kebun kakao dan jagung.

"Kami memahami di daerah Gunung Tabur secara potensi lahannya cukup luas ya, dan kami juga sedikit menginventarisasi pengembangan kakao dan jagung di tempat kita," ujarnya.

Lutfi berharap, kegiatan ini dapat terus berkelanjutan, dari struktur anggaran APBD maupun dari sumber daya alam.

Mudah-mudahan sektor ini juga bisa menopang kehidupan masyarakat ke depannya, sehingga tercipta masyarakat yang sejahtera dari saat ini sampai ke depannya.

"Mudah-mudahan wujud nyata dan usaha kita bersama dengan petani ke depannya membuahkan hasil yang sebagaimana yang kita harapkan," harapnya.

Kepala Kampung Birang, Samsuri mengungkapkan, untuk di wilayah kampung Birang, terdapat komoditas unggulan Kabupaten Berau, yaitu kakao.

Namun, di kampung tersebut dinamakan tumpang sari, karena terdapat beberapa komoditas, di antaranya jagung manis, terong, timun dan cabai.

Ia berharap, pemerintah daerah harus lebih memperhatikan kondisi para petani yang ada. Pasalnya, sejumlah masalah masih harus dihadapi oleh petani, seperti ketersediaan pupuk sebagai penunjang utama kebutuhan tanaman.

"Harapan kami, pupuk ini betul-betul disubsidi karena menjadi kebutuhan pokok sesuai instruksi presiden. Ketahanan pangan harus diprioritaskan," harapnya.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada supportnya PT Berau Coal, atas program ini sehingga bisa terlaksana dengan baik," tandasnya.

Sementara itu, petani Kampung Birang, Lamin mengucapkan rasa syukur atas kepeduliaan PT Berau Coal terhadap nasib para petani Kampung Birang

"Seperti ini kemarin PT Berau Coal mengajak menanam kakao, dengan didampingi oleh ahli-ahli yang bisa memberikan edukasi, seperti cara menanam, cara merawat kakao, hingga cara memanen. Selain itu, PT Berau Coal juga memberikan bantuan pupuk dan bibitnya. Dan sekarang dikembangkan lagi dengan tumpang sari ini," ungkapnya. 

Dengan kepeduliaan PT Berau Coal terhadap petani, khususnya petani Kampung Birang Lamin beserta petani lainnya sangat terbantu.

Kategori :