Selain itu, median jalan di sekitar kawasan pelabuhan akan dipagar, mirip dengan penataan di kawasan Segiri.
Pemkot juga berencana menyiapkan jalur penyeberangan untuk pejalan kaki. Namun, seluruh desain masih terbuka untuk revisi.
“Kita khawatir jika dipublikasikan sekarang, masyarakat menganggap tidak konsisten karena konsepnya masih bisa berubah. Nantinya akan dipaparkan ulang setelah matang,” kata Andi.
Teras Samarinda 2 dirancang sebagai kelanjutan proyek ruang terbuka publik yang sebelumnya dikembangkan di kawasan Tepian Mahakam.
Proyek ini diharapkan menjadi ikon baru sekaligus memperbaiki tata ruang perkotaan di Samarinda.