Bankaltimtara

Pemkot Samarinda Janji Perbaiki Tempias Pasar Pagi, Struktur Bangunan Tetap Aman

Pemkot Samarinda Janji Perbaiki Tempias Pasar Pagi, Struktur Bangunan Tetap Aman

Lapak Pasar Pagi yang alami kebocoran atap di Lantai 3.-Rahmat/Disway Kaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM — Pemkot Samarinda memastikan segera menindaklanjuti keluhan pedagang Pasar Pagi, terkait masalah tempias air hujan.

Meski demikian, Pemkot menegaskan bahwa secara umum struktur bangunan dinilai aman dan tidak membahayakan.

Asisten II Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, mengatakan bahwa persoalan tempias masih menjadi bagian dari masa pemeliharaan bangunan dan menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana.

“Tempias itu masih dalam proses pemeliharaan. Bukan hanya tempias, ada juga jembatan tangga yang terlalu lebar dan itu berbahaya."

BACA JUGA:Dirut Varia Niaga: Teluk Lerong Space Tekan Parkir Liar, Gerakkan UMKM

"Sudah kita minta agar segera diperbaiki, termasuk titik-titik kebocoran,” ujar Marnabas saat ditemui di Balai Kota Samarinda, Kamis 5 Fabruari 2026.

Menurut Marnabas, setiap bangunan memiliki potensi kelemahan teknis. Namun, selama struktur utama dinyatakan aman, bangunan tersebut masih layak digunakan.

“Yang berbahaya itu kalau struktur bangunan miring. Kalau itu, jelas tidak akan kita tempati. Tapi ini strukturnya bagus dan aman. Tinggal ada penyesuaian teknis,” katanya.

Dia menjelaskan, desain bangunan awalnya dibuat terbuka agar sirkulasi udara maksimal.

BACA JUGA:Pemkot Samarinda Atur Jam Operasional Usaha dan THM Jelang Bulan Suci Ramadan

Namun, setelah diuji dalam kondisi hujan dan angin kencang, muncul dampak berupa tempias air yang mengganggu aktivitas pedagang.

“Waktu itu kita panggil ahli. Desain terbuka dipilih supaya angin masuk, tapi ternyata anginnya terlalu kuat dan membawa air hujan. Sekarang kita ubah, dibuat sistem buka-tutup,” jelas Marnabas.

Sistem tersebut nantinya memungkinkan pedagang menutup bagian tertentu secara mandiri saat hujan turun, tanpa harus menunggu petugas.

“Kalau sudah mendung, bisa langsung ditutup. Jangan nunggu petugas, nanti malah lambat,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait