Kloter 1 telah tiba pada Senin, 16 Juni 2025, dengan jumlah 360 orang.
BACA JUGA: Jalani Ibadah Haji, Gubernur Harum Doakan Jemaah Asal Kaltim
BACA JUGA: Arab Saudi Tangkap WNI Penyelundup Haji Ilegal, Terancam Dideportasi, Masuk Daftar Merah
Sementara Kloter 6 dijadwalkan tiba pada 25 Juni dengan 67 jamaah, dan Kloter 15 pada 8 Juli 2025.
Proses pemulangan jamaah dari Embarkasi Balikpapan sendiri masih berlangsung secara bertahap.
Pihak Kantor Kemenag Balikpapan memastikan seluruh tahapan pemulangan berjalan dengan aman, nyaman, dan didukung kesiapsiagaan petugas.
Sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan jamaah, pihak Kemenag memberikan imbauan khusus agar seluruh jamaah dapat menjaga kebugaran tubuh pasca-menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji.
BACA JUGA: Menag Pastikan Seluruh Jamaah Haji Indonesia Telah Wukuf, Kini Bersiap Lempar Jumrah
BACA JUGA: 525 Kloter Jamaah Haji Reguler Telah Terbang ke Arab Saudi
"Kami imbau jamaah tidak memaksakan diri beraktivitas tambahan seperti wisata, karena tak ada fasilitas resmi untuk itu," pesan Masrivani.
Berikut ini daftar jamaah haji yang meninggal dan masih mendapat perawatan kesehatan di Tanah Suci:
Jamaah Haji Embarkasi Balikpapan Wafat di Tanah Suci
1. D.I.W. Pribadi - asal Kabupaten Tenggarong, Kalimantan Timur (kloter dan waktu wafat tidak disebutkan).
2. Satu Kusyata Bacok - Kloter 5, asal Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, wafat di Madinah.
3. Andi Gunda Pilau Pilau - Kloter 9, asal Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, wafat di Madinah.
4. Tanggiri Tomo Maksim - Kloter 9, asal Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, wafat di Mekkah.
5. Suprianto Farto Yono Ahmad - Kloter 15, asal Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, wafat di Mekkah.