SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai bergerak cepat mencari putri muda terbaik untuk mewakili Bumi Etam di kancah internasional.
Penjaringan calon peserta program Singapore Indonesia Youth Leadership Exchange Programme (SIYLEP) yang digagas Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI resmi dibuka !. Pendaftaran telah dibuka sejak April 2025 dan ditutup pada 13 Mei 2025.
Namun, untuk menjadi 'utusan' Kaltim ke Singapura, ada sejumlah syarat paten yang wajib dipenuhi para calon peserta.
Di antaranya, harus perempuan berusia 22-30 tahun, belum menikah, melengkapi biodata diri, dan belum pernah mencicipi program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN).
Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi, mengungkapkan bahwa Kaltim hanya mendapat jatah satu kursi saja untuk program SIYLEP ini.
"Jadi memang kuotanya itu dari pusat. Kaltim hanya ditentukan mengirimkan satu putri terbaik saja," bebernya di Kantor Dispora Kaltim, Kamis (15/5/2025).
Meski kuota terbatas, Dispora Kaltim tak main-main dalam proses seleksi.
Mereka akan menjaring 5 putri terbaik Kaltim untuk kemudian diserahkan kepada Kemenpora RI. Nah, pemerintah pusatlah yang nantinya akan melakukan seleksi akhir untuk memilih satu 'the best of the best'.
"Seleksinya lumayan susah. Karena memang banyak standar penilaian yang perlu dipenuhi agar bisa lolos program bergengsi ini," terang Rusmulyadi.
Kendati demikian, Rusmulyadi menyimpan optimisme tinggi terhadap kualitas putri-putri Kaltim. Ia berkaca pada rekam jejak Kaltim yang kerap dipercaya menjadi ketua delegasi dalam program PPAN.
"Kaltim dalam beberapa tahun terakhir selalu mendapatkan kepercayaan menjadi ketua delegasi dalam program PPAN. Ini membuktikan bahwa pemuda-pemudi Kaltim sebenarnya hebat!" pungkasnya dengan nada bangga. (ADVERTORIAL)