Penyelenggaraan Popda Kaltim Belum Jelas, Penjadwalan Ulang Masih Dibahas
Ilustrasi. Popda Kaltim 2025 masih dijadwalkan ulang.-istimewa-
PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM - Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVIII Kaltim masih abu-abu alias belum jelas.
Perhelatan yang dipusatkan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) molor. Semula Popda bakal dihelat awal Oktober, namun urung terlaksana.
Sebab, saat itu masih terkendala Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) yang terlambat diketuk.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten PPU, Andi Singkerru mengatakan, penyelenggaraan Popda Kaltim XVIII ini akan dibahas penjadwalan ulang.
BACA JUGA: Popda Kaltim 2025 Mundur ke November, Dispora Kaltim: Anggaran Belum Ada
"Sudah kami rapatkan via daring. Rencana keputusan pelaksanaan sekira 20 sampai 27 November mendatang," kata Singkerru, Selasa 23 September 2025.
Namun, kepastian pasti waktu perhelatan bakal dibahas kembali. Apalagi, setelah ditahannya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Agus Hari Kesuma, sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan dana hibah Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) oleh Kejati Kaltim.
"Kemungkinan dalam waktu dekat ini rapat lagi. Apalagi dengan kejadian baru-baru ini," jelasnya.
Dirinya berharap, kasus yang menimpa Kepala Dispora Kaltim tak berdampak dengan agenda-agenda yang rencananya akan terlaksana di sisa tahun 2025. Termasuk, salah satunya perhelatan Popda.
BACA JUGA: Popda Kaltim di PPU Berpotensi Ditunda, Mudyat Protes ke Pemprov
"Mudah-mudahan tidak mempengaruhi terhadap kebijakan dengan kondisi yang terjadi saat ini," harap Singkerru.
Sekadar diketahui, sebanyak 14 cabang olahraga akan dipertandingkan pada Popda Kaltim XVIII, mulai dari atletik, renang, panahan, hingga sepak bola dan bulu tangkis.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji menegaskan, pemprov akan bertindak setelah jabatan Kepala Dispora Kaltim kosong.
Pemprov segera mengambil langkah cepat agar pelayanan dan pengelolaan program olahraga tetap berjalan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

