Bankaltimtara

Popda Kaltim di PPU Berpotensi Ditunda, Mudyat Protes ke Pemprov

Popda Kaltim di PPU Berpotensi Ditunda, Mudyat Protes ke Pemprov

Popda Kaltim 2022 di Paser. Untuk tahun ini, PPU menjadi tuan rumah Popda 2025.-dok/disway Kaltim-

PPU, NOMORSATUKALTIM - Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kaltim XVII di PPU berpotensi ditunda.

Event olahraga tersebut rencananya digelar di PPU sebagai tuan rumah pada 2 hingga 9 Oktober 2025.

Bupati PPU Mudyat Noor, mengatakan potensi ditundanya ajang olahraga 2 tahunan sekali bagi pelajar, bukan karena daerah yang dipimpinnya belum atau tak siap.

BACA JUGA:Logo dan Tagline Branding City PPU yang Baru: Gerbang Nusantara

BACA JUGA:Masalah Lahan Terdampak Bandara VVIP dan Jalan Tol IKN, Bupati PPU Minta BPN/ATR segera Terbitkan Sertifikat

Namun, karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025, tak kunjung diketuk.

"Kalau APBD Perubahan cepat diketuk, pasti tidak akan mundur," kata Mudyat, Senin 15 September 2025.

Tertundanya gelaran Popda bukan berarti menyalahkan sepenuhnya Kabupaten PPU.

BACA JUGA:Pembangunan Gedung BLKI PPU Masih Samar

Ia bilang, Popda Kaltim itu pelaksanannya adalah Pemprov Kaltim, bukan Pemkab PPU. Karena itu dirinya meminta agar tidak menyudutkan PPU.

"Perlu dipahami, namanya Popda Kaltim ya seyogianya pelaksanan provinsi, bukan tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) Kabupaten PPU, berarti provinsi yang gagal, bukan kabupaten. Kita harus sama-sama visi, harus fair-lah. Jangan saling memojokkan," tegas Mudyat.

BACA JUGA:Pemkab PPU Ajukan 1.705 Formasi PPPK Paruh Waktu ke BKN

Mudyat mengungkapkan, jika sejak awal sempat menolak Popda digelar di Benuo Taka.

Alasannya, anggaran yang diperlukan memakan sekira Rp 12 miliar. Itu pun dibebankan ke Pemkab PPU.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: