Bankaltimtara

Pemkab Kutim Gandeng CSR dan Pemerintah Pusat demi Realisasikan 50 Program Prioritas

Pemkab Kutim Gandeng CSR dan Pemerintah Pusat demi Realisasikan 50 Program Prioritas

Kantor Bupati Kutim.-Sakiya/DIsway Kaltim-

KUTIM, NOMORSATUKALTIM - Pemkab Kutim terus berupaya merealisasikan 50 program unggulan kepala daerah, meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

Salah satu caranya mengandalkan kolaborasi dengan pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Serta sinergi dengan kementerian di pusat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutim, Januar Bayu Irawan, mengatakan bahwa 50 program unggulan tersebut merupakan program prioritas pemkab, yang dirancang untuk membawa Kutai Timur menjadi daerah mandiri, tangguh dan berdaya saing.

“Lima puluh program unggulan ini adalah program prioritas yang akan kita laksanakan untuk mendorong kemandirian dan daya saing Kutim,” ujar Januar, Senin 26 Januari 2026.

BACA JUGA:Pemkab Kutim Rencana Bangun RSUD Tipe D di Muara Wahau, Luas 6 Hektare, Lahan Diselesaikan Tahun Ini

Namun ia tidak menampik bahwa dalam pelaksanaannya masih terdapat sejumlah kendala. Yaitu keterbatasan anggaran daerah.

Kondisi ini, menurutnya, menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif dan terbuka dalam membangun kerja sama lintas sektor.

BACA JUGA:Lawan Lonjakan DBD, Dinkes Kutim Mulai Distribusikan 4.500 Vaksin Qdenga

“Karena itu, kita berupaya menggandeng pihak swasta melalui CSR serta kementerian pusat agar program-programnya bisa diarahkan ke Kutim” jelasnya.

Januar mengungkapkan, upaya tersebut telah dilakukan melalui berbagai koordinasi intensif, termasuk kunjungan ke kementerian dan lembaga di tingkat pusat.

Kunjungan tersebut bertujuan agar program-program nasional dapat selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Kemarin kita juga sudah melakukan koordinasi ke kementerian, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati, untuk mencari peluang program yang bisa dilaksanakan di Kutim,” ungkap Januar.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari strategi besar agar pelaksanaan 50 program unggulan tidak hanya bergantung pada kemampuan keuangan daerah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait