Bankaltimtara

Peringatan HUT ke- 24 PPU yang Mengusung Tema 'Harmoni dalam Kolaborasi' Digelar Sederhana

Peringatan HUT ke- 24 PPU yang Mengusung Tema 'Harmoni dalam Kolaborasi' Digelar Sederhana

Asisten 1 Setda Kabupaten PPU, Nicko Herlambang-DOK/Nomorsatukaltim-nomorsatukaltim.disway.id

PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM - Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memasuki usia ke-24 tahun dengan semangat baru yang dituangkan dalam tema Harmoni dalam Kolaborasi.

Namun, berbeda dengan perayaan tahun-tahun sebelumnya, peringatan hari jadi kali ini dipastikan akan berlangsung lebih sederhana akibat kondisi keuangan daerah yang sedang tidak stabil.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten PPU, Nicko Herlambang mengatakan, pemilihan tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan sebuah doa dan strategi besar bagi masa depan Gerbang Nusantara.

"Penekanan kita adalah keseimbangan dan keselarasan dari segala unsur, baik itu pembangunan, pelestarian alam, hingga menjaga harmonisasi antara tradisi dan modernitas," ucap Nicko, Selasa 10 Maret 2026.

BACA JUGA: Ini Filosofi Logo HUT Kabupaten PPU ke-24

BACA JUGA: Ribuan ASN PPU Wajib Update KTP, Ganti Kategori Pekerjaan

Nicko menegaskan, bahwa di usia yang ke-24, PPU masih dalam tahap mencari jati diri dan memperkuat fondasi pembangunan.

Dengan tantangan fiskal yang ada, ketergantungan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) semata dianggap tidak lagi realistis.

Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat menjadi kunci utama.

"Kolaborasi ini jadi harga mati. PPU tidak bisa berjalan sendirian, apalagi di umurnya yang masih 24 tahun. Kita butuh gandengan tangan banyak pihak. Harapannya, dengan segala kesulitan dan tantangan di tahun 2026 ini, kita tetap bisa bekerja sama dan menghargai semua pihak," jelasnya.

BACA JUGA: PPU Dorong Jembatan Riko hingga Bendungan Lawe-Lawe Masuk PSN

BACA JUGA: Setelah 8 Tahun, Utang Pemkab PPU Rp348 Miliar di PT SMI Akhirnya Lunas

Terkait teknis pelaksanaan, Nicko tidak menampik bahwa kondisi keuangan daerah yang kurang menguntungkan berdampak pada pemangkasan agenda kegiatan.

Jika tahun-tahun sebelumnya dimeriahkan dengan berbagai festival, tahun ini pemkab lebih fokus pada agenda inti dan pemberian apresiasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: