“Pak Gubernur bahkan menyatakan kesediaannya untuk memberikan dukungan ke daerah. Ini peluang baik untuk mendorong kesetaraan pendidikan hingga ke pelosok,” jelasnya.
BACA JUGA: 27 Pegawai Pemkot Samarinda Meraih Penghargaan dalam ASN dan Non ASN Award 2024
BACA JUGA: Pemprov Kaltim Siapkan Total Insentif Rp 5 Miliar Bagi Warga Taat Bayar PKB
Andi Harun pun mengusulkan agar segera digelar pertemuan teknis antar kepala daerah se-Kaltim, guna menyelaraskan pelaksanaan Gratispol di tiap wilayah.
Dengan koordinasi yang matang antar tingkatan pemerintahan, Andi optimistis program ini akan memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat Kalimantan Timur.
“Jika koordinasi ini berjalan optimal, maka integrasi kebijakan antar pemerintah daerah dan provinsi akan membawa dampak luar biasa,” tutur Andi.
Program Gratispol sendiri mencakup 6 layanan utama yang digagas oleh Pemprov Kaltim, yaitu:
BACA JUGA: Pemkot Samarinda Bangun 10 Insinerator Tahun Ini, Andi Harun Sudah Pilih Lokasi yang Cocok
BACA JUGA: Pemkot Samarinda Bakal Terapkan Kartu Parkir Berlangganan Tahunan
1. Pendidikan gratis untuk tingkat SMA/SMK/MA, SLB, serta jenjang pendidikan tinggi mulai dari D3 hingga S3.
2. Pelayanan kesehatan gratis yang berkualitas.
3. Fasilitas umrah dan ibadah rohani tanpa biaya bagi penjaga rumah ibadah.
4. Pengadaan seragam sekolah gratis.
5. Bantuan administrasi kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
6. Akses internet gratis yang tersedia di seluruh desa.
Melalui inisiatif tersebut, Pemprov Kaltim berharap mampu memberikan jaminan kebutuhan dasar kepada masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan manusia seutuhnya.