"Kami sudah upayakan bridging dengan mobile JKN, tapi masih ada hambatan," jelasnya.
Dikatakannya, pendaftaran online masih ada. Namun, hanya sampai di loket saja. Pihaknya hanya upayakan antrian online poliklinik.
"Jadi langsung antri di masing-masing dokternya," imbuhnya.
Namun, kata dia, pendaftaran online ini keseringan tidak bisa, sehingga jika ingin ke poli di RSUD dr Abdul Rivai harus antri manual.
"Terkadang terkendala jaringan," imbuhnya.
BACA JUGA : Penipuan Berkedok Agensi Model di Balikpapan, Pelaku Raup Puluhan Juta Rupiah
Jusram berkomitmen, pelayanan kepada pasien menjadi pekerjaan utama yang bakal ditingkatkan oleh pihak manajemen RSUD dr Abdul Rivai.
"Pertama yang perlu kami koreksi adalah komunikasi. Komunikasi yang harus efektif antara tenaga kesehatan dan masyarakat," ujarnya.
Tentunya ia juga berharap, pihaknya bisa meningkatkan pelayanan kesehatan termasuk salah satunya pelayanan rawat jalan.
"Yang paling utama ini kami akan memperbaiki fasilitas yang ada, seperti tempat tidur dan fasilitas rumah sakit lainnya, serta penambahan sumber daya manusia (SDM)," pungkasnya.