Pimpinan Baznas Berau Dilantik, Bupati Berharap Agar Amanah dalam Mengelola Dana Umat
Bupati Sri Juniarsih melantik pimpinan Baznas Berau, Selasa (13/1/2026).-Rizal/Nomorsatukaltim-
BERAU, NOMORSATUKALTIM - Bupati Berau Sri Juniarsih Mas resmi telah melantik pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Berau periode 2025–2030.
Muhammad Gazali dilantik sebagai Ketua Baznas Berau, didampingi Syaprudin sebagai Wakil Ketua I, Jul Amri Putra sebagai Wakil Ketua II, Nadirah sebagai Wakil Ketua III, serta Suparman sebagai Wakil Ketua VI untuk masa bakti 5 tahun ke depan.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas memyampaikan, bahwa Baznas merupakan mitra strategis pemerintah daerah, tidak hanya sebagai lembaga pengumpul zakat, tetapi juga instrumen penting dalam membangun keadilan sosial melalui pengelolaan dana umat yang tepat sasaran.
“Baznas bukan hanya lembaga pengumpul zakat, tetapi juga instrumen penting dalam membangun keadilan sosial,” kata Bupati Sri Juniarsih, Selasa, 13 Januari 2026.
BACA JUGA: Proyek Parkir Rp 5 Miliar di Dermaga Sidayang Tertunda, Lapangan Bola jadi Alternatif
Menurutnya, Baznas memiliki peran penting dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Pimpinan yang baru dilantik ini diharapkan dapat bekerja amanah, profesional, dan inovatif dalam mengelola dana umat,” harapnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Baznas dengan pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah (OPD), serta para pemangku kepentingan lainnya agar seluruh program Baznas dapat selaras dengan prioritas pembangunan Kabupaten Berau.
Ketua Baznas Berau yang baru dilantik, Muhammad Gazali menyampaikan terima kasih kepada Bupati Berau dan jajaran atas kepercayaan yang diberikan.
BACA JUGA: Baznas Berau Dorong Kemandirian Mustahik Lewat Bantuan ZCD Z-Motor dan Rumah Layak Huni
Dirinya berkomitmen untuk menjaga amanah dalam mengelola dana umat demi kemaslahatan masyarakat.
“Amanah ini akan kami jaga dengan baik. Dana yang kami kelola adalah dana untuk kepentingan umat,” tegasnya.
Gazali juga menyatakan kesiapan Baznas Berau untuk menjadi bagian dari program pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan di Bumi Batiwakkal.
“Baznas sebagai lembaga yang dibentuk untuk menjalankan perintah agama akan bekerja sesuai dengan prinsip syariat dan nilai-nilai keadilan sosial,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

