Polisi Ringkus Perampok Lansia di Loa Janan, Ternyata Sudah Beraksi di 6 TKP
MY (48) dan M (37), tersangka perampokan yang menarget lansia sebagai korbannya. -(Ist./ Kolase Nomorsatukaltim)-
KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM – Polisi berhasil meringkus dua pelaku perampokan terhadap lansia di Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar) yang sempat viral di media sosial.
Dari hasil penyelidikan, kedua pelaku ternyata telah melakukan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) di 6 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Kukar dan Samarinda.
Kapolsek Loa Janan, AKP Abdillah Dalimunthe menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama tim gabungan.
Terdiri dari Unit Reskrim Polsek Loa Janan, Unit Reskrim Polsek Palaran, tim Macan Borneo Polresta Samarinda, serta Unit Reskrim Polsek Balikpapan Timur.
BACA JUGA: Polisi Masih Selidiki Kasus Perampokan Kantor Pos Balikpapan, Satu Saksi Tambahan Diminta Keterangan
BACA JUGA: Perampokan Bersenjata Gegerkan Warga Sangatta, Korban Terseret Tiga Meter
Kapolsek menuturkan, akhir petualangan para pelaku kejahaatan ini bermula saat mereka menarget korban berinisial N (64), di Desa Tani Harapan, Kecamatan Loa Janan, pada Selasa pagi, 10 Maret 2026.
Saat itu korban berada di depan rumahnya ketika tiba-tiba diserang pelaku. Mereka merampas kalung dan anting emas secara paksa hingga menyebabkan luka di bagian leher dan telinga.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp93 juta.
Tim langsung bergerak cepat menelusuri identitas para pelaku. Berdasarkan penyelidikan, sejumlah bukti dan keterangan saksi mengarah pada identitas kedua pelaku.
BACA JUGA: Waspada! Perampokan Bermodus Matikan Listrik Terjadi di Berau
BACA JUGA: Perampokan di Tenggarong Viral, Congkel Jendela saat Beraksi, Korban Sempat Diminta Buka Pakaian
"Penyelidikan yang dilakukan tim gabungan setelah mengumpulkan sejumlah informasi dari masyarakat serta bukti-bukti di lapangan yang mengarah kepada identitas kedua pelaku,” terang AKP Abdillah Dalimunthe pada, Jumat(13/3/2026).
Menurutnya, penangkapan pelaku pertama dilakukan setelah polisi menelusuri kendaraan yang digunakan saat beraksi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
