150 Personel dan 21 Pos Pengamanan Disiagakan Selama Arus Mudik di Kukar
Gelar pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2026 di Mapolres Kukar.-Ari Rachiem/Nomorsatukaltim-
KUTAI KARTANEGARA, NOMOSATUKALTIM- Sebanyak 150 personel kepolisian dan 21 Pos Pengamanan disiagakan Polres Kutai Kartanegara untuk mengamankan arus mudik serta perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2026 dilaksanakan di halaman Mapolres Kukar, Kamis, 12 Maret 2026.
Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, serta berbagai instansi pemerintah itu bertugas memastikan perjalanan masyarakat selama periode mudik hingga arus balik berlangsung aman, tertib dan lancar.
Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar yang memimpin apel menjelaskan, bahwa Operasi Ketupat Mahakam 2026 dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.
BACA JUGA: Antisipasi Longsor dan Jalan Rusak selama Arus Mudik, Pemprov Kaltim Standby-kan Alat Berat
Ia menjelaskan, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama periode Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang di seluruh Indonesia sehingga kesiapan pengamanan harus dilakukan secara maksimal.
Menurutnya, puncak arus mudik diprediksi terjadi dalam 2 gelombang yaitu pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.
“Prediksi ini menjadi perhatian seluruh personel di lapangan agar pengamanan dapat dilakukan secara optimal terutama pada jalur-jalur yang berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan,” katanya, Kamis, 12 Maret 2026.
Selain aparat kepolisian, pelaksanaan pengamanan mudik ini melibatkan berbagai instansi dan stakeholder terkait yang turut membantu menjaga keamanan selama periode Lebaran.
BACA JUGA: Jalan Rusak di Hulu Kukar Segera Diperbaiki Jelang Arus Mudik 2026
BACA JUGA: Satlantas Polres Kukar Patroli di Titik Rawan Balap Liar, Jika Tertangkap Motor Ditahan 3 Bulan
“Kalau digabungkan dengan stakeholder lain seperti Dinas Perhubungan, TNI dan instansi lainnya, jumlah personel yang akan bersiaga selama operasi ini mencapai sekitar 398 orang,” terangnya.
Mereka akan ditempatkan di 21 Pos Pengamanan yang tersebar di sejumlah wilayah, salah satunya berada di kawasan Taman Tanjong Tenggarong yang difungsikan sebagai Pos Pengamanan Terpadu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
