Pemkab Mahulu Berencana Perpanjang Runway Bandara Ujoh Bilang hingga 1.300 Meter
Kondisi Runway Bandara Ujoh Bilang, Mahakam Ulu dalam proses pembangunan beberapa waktu lalu.-(Disway Kaltim/ Iswanto)-
MAHULU, NOMORSATUKALTIM - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) berencana memperpanjang landasan pacu (runway) Bandara Ujoh Bilang dari yang sebelumnya 750 meter menjadi 1.300 meter.
Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan mengatakan bahwa rencana perpanjangan runway merupakan kebutuhan mendesak guna mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa ke daerah yang selama ini masih terkendala akses transportasi.
Langkah ini juga dilakukan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan konektivitas transportasi udara di wilayah pedalaman Kaltim.
“Dengan perpanjangan landasan pacu ini, kami ingin memastikan Bandara Ujoh Bilang dapat melayani pesawat dengan kapasitas yang lebih besar, sehingga konektivitas ke Mahakam Ulu semakin terbuka,” ujar Angela, Selasa 20 Januari 2026.
BACA JUGA: Tinjau Bandara Ujoh Bilang, Gubernur Kaltim Targetkan Awal Februari Bisa Diresmikan
BACA JUGA: DPRD Mahulu Apresiasi Progres Pembangunan Bandara Ujoh Bilang
Ia menjelaskan, selama ini keterbatasan panjang landasan pacu menjadi salah satu kendala utama dalam pengembangan layanan penerbangan ke Mahuku.
Akibatnya, frekuensi penerbangan masih terbatas dan sangat bergantung pada kondisi cuaca serta jenis pesawat tertentu.
Kata Bupati, dengan perpanjangan runway hingga 1.300 meter, Bandara Ujoh Bilang nantinya diharapkan mampu melayani pesawat berkapasitas lebih besar.
Hal tersebut diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan frekuensi penerbangan serta jangkauan rute udara menuju Mahulu.
BACA JUGA: Dinas PUPR Mahulu Tepis Isu Mangkraknya Bandara Ujoh Bilang, Pengerjaan Proyek masih Berjalan
Bupati juga menyebutkan bahwa, kondisi geografis Mahulu yang didominasi sungai dan kawasan terpencil membutuhkan dukungan transportasi udara yang andal dan berkelanjutan.
Bupati menambahkan, dengan keberadaan transportasi udara yang memadai tentu sangat penting dalam mendukung tugas pemerintahan dan pelayanan sosial, terutama saat terjadi bencana alam atau kondisi darurat lainnya di wilayah pedalaman.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

