Bankaltimtara

Disdik Berau Alokasikan Rp 20 Miliar untuk Program Seragam Gratis Siswa Baru TK–SMP

Disdik Berau Alokasikan Rp 20 Miliar untuk Program Seragam Gratis Siswa Baru TK–SMP

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Mardiatul Idalisah.-Maulidia Azwini -Disway Kaltim

BERAU, NOMORSTUKALTIM — Pemerintah Kabupaten Berau mengalokasikan anggaran sekitar Rp20 miliar dari APBD untuk program seragam sekolah gratis bagi siswa baru jenjang TK hingga SMP.

Program ini menjadi salah satu program prioritas Bupati Berau dan akan direalisasikan secara bertahap.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Mardiatul Idalisah, mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan tiga jenis seragam, yakni seragam nasional, seragam pramuka, dan seragam batik yang akan dibagikan kepada peserta didik baru.

“Program seragam gratis ini diperuntukkan bagi siswa yang baru masuk TK sampai SMP,” kata Mardiatul, Jumat 9 Februari 2025.

Ia menjelaskan, seragam tidak dapat langsung dibagikan di awal tahun ajaran karena menunggu proses pendataan dan pengukuran ukuran siswa setelah mereka resmi masuk sekolah.

BACA JUGA: Catat Ini, Kontainer Rutin Parkir Sembarangan, Tangki Bensin Langsung Dikunci Dishub Samarinda

Oleh karena itu, Disdik Berau akan menyusun petunjuk teknis pelaksanaan program tersebut.

“Untuk murid baru, otomatis seragamnya tidak bisa langsung jadi. Kita tunggu mereka masuk sekolah, di data, baru diukur ukurannya supaya tidak ada yang kebesaran atau kekecilan,” katanya.

Selama proses pengadaan berlangsung, Mardiatul menyebut siswa baru akan diberikan kelonggaran sementara untuk tidak langsung mengenakan seragam sekolah.

Masa transisi tersebut diperkirakan berlangsung sekitar satu bulan.

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan program seragam gratis ini akan menyasar seluruh sekolah di Kabupaten Berau mulai dari TK hingga SMP.

BACA JUGA: Polres Kutim Rilis Wajah Empat Tahanan Polsek Sangkulirang yang Kabur

Namun pelaksanaannya dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

“Anggarannya bersumber dari APBD. Totalnya sekitar Rp20 miliar karena jumlah siswa TK dan SD cukup banyak dan pengadaannya dalam bentuk paket jadi akan kami laksanakan secara bertahap,” jelas Mardiatul.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: