Bankaltimtara

Tempat Tidur RSUD Taman Husada Bontang akan Ditambah

Tempat Tidur RSUD Taman Husada Bontang akan Ditambah

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni-Michael Fredy Y/Nomorsatukaltim-

BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akhirnya merespons keluhan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang.

Rumah sakit tipe B ini sekarang tidak bisa memenuhi kebutuhan rawat inap yang terus melonjak setiap tahunnya.

Pasalnya, rumah sakit ini hanya memiliki 154 tempat tidur. Sementara, kebutuhannya per hari melayani 100 orang lebih.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan, pembangunan fasilitas kesehatan merupakan investasi penting untuk menjamin akses layanan medis yang layak bagi masyarakat. “Saya tetap upayakan agar semua itu bisa terwujud,” katanya, Kamis, 9 Juli 2026.

BACA JUGA: RSUD Taman Husada Bontang Butuh Tambahan Tempat Tidur untuk Pasien Rawat Inap

Menurutnya, persoalan anggaran bukan hal baru. Pembangunan RSUD Taman Husada sebelumnya juga dilakukan di tengah kondisi keuangan daerah yang terbatas.

Namun, dengan strategi dan komitmen yang kuat, proyek tersebut tetap bisa diselesaikan.

“Dulu saat awal pembangunan rumah sakit, APBD kita juga sedang menurun. Tapi tetap bisa kita selesaikan, bahkan dengan anggaran sekitar Rp800 miliar,” jelasnya.

Neni mengaku, pengalaman tersebut menjadi pelajaran bahwa pembangunan sektor kesehatan harus tetap menjadi prioritas meskipun saat ini kondisi APBD Bontang dihadapkan pada keterbatasan fiskal.

BACA JUGA: Anggaran Terbatas, RSUD Taman Husada Bontang Pangkas Sejumlah Program

Terlebih, trend kunjungan pasien di RSUD Taman Husada terus meningkat, baik untuk rawat inap maupun layanan poliklinik.

Lonjakan ini tidak hanya mencerminkan kebutuhan layanan yang tinggi, tetapi juga meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan rumah sakit daerah.

“Jadi memang pelayanan harus kita terus tingkatkan lagi. Termasuk penambahan beberapa dokter spesialis lagi yang diperlukan,” paparnya.

Selain penambahan tenaga medis, peningkatan fasilitas juga menjadi bagian penting dalam pengembangan layanan kesehatan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: