Bankaltimtara

Kapal Nelayan Tabrak Karang di Perairan Maratua, 15 Penumpang Selamat

Kapal Nelayan Tabrak Karang di Perairan Maratua, 15 Penumpang Selamat

Tangkapan layar penumpang kapal yang selamat di perairan Maratua.-ist/tangkapan layar-

BERAU, NOMORSATUKALTIM - Sebuah kapal nelayan yang mengangkut 15 penumpang mengalami kecelakaan laut di perairan Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Jumat 2 Januari 2026 pagi.

Kapal tersebut dilaporkan menabrak karang hingga akhirnya tenggelam. Beruntung, seluruh penumpang berhasil diselamatkan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kapolsek Maratua Ipda Sunarto menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 Wita. Kapal nelayan milik nelayan bernama Jufri berangkat dari Dermaga RT 02 Kampung Bohesilian, Kecamatan Maratua, dengan tujuan Pulau Bakungan.

“Sekitar 20 menit setelah berlayar, kapal tiba-tiba menabrak karang,” ujar Sunarto saat dikonfirmasi via seluler, Jumat 2 Januari 2026.

BACA JUGA:Libur Nataru 2026, Lebih dari 4.400 Wisatawan Menyeberang ke Pulau Derawan

Akibat benturan tersebut, posisi kapal menjadi miring dan air laut mulai masuk ke dalam badan kapal. Kondisi itu membuat kapal akhirnya tenggelam di perairan dengan kedalaman sekitar empat meter.

Sunarto mengatakan, sebagian penumpang langsung terjatuh ke laut saat kapal oleng. 

Beruntungnya, para penumpang dengan cepat mendapat pertolongan dan evakuasi oleh kapal-kapal nelayan yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian

“Penumpang yang jatuh ke laut segera dievakuasi dan diamankan oleh nelayan di sekitar lokasi,” katanya.

BACA JUGA:Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Berau Meningkat di 2025, Didominasi Pekerja dan Pelajar

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau Nofian Hidayat membenarkan kejadian tersebut, dirinya memastikan bahwa seluruh penumpang dalam kondisi selamat.

“Informasi yang kami terima, semua penumpang yang berada di atas kapal berhasil diselamatkan dan sudah kembali ke rumah masing-masing,” ujar Nofian.

Nofian menambahkan, saat ini pihaknya masih mendalami penyebab pasti sehingga kapal tersebut menabrak karang.

Dirinya juga mengimbau para nelayan dan pengguna transportasi laut untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di perairan yang memiliki banyak karang, guna menghindari kejadian serupa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait