Viral! Balita Dianiaya ketika Disunat, Pemilik Klinik Mengaku Reflek
Aksi penganiayaan terhadap balita yang hendak dikhitan oleh tenaga medis Rumah Khitan Dani Radiana terekam kamera CCTV.-(Tangkapan layar/ Istimewa)-
CIANJUR, NOMORSATUKALTIM – Jagat maya dihebohkan oleh beredarnya video yang memperlihatkan tindakan kekerasan terhadap seorang balita di sebuah klinik di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Video tersebut menjadi viral setelah memperlihatkan seorang tenaga medis yang juga pemilik klinik menampar pasien balita yang tengah bersiap menjalani prosesi sunat.
Insiden terjadi pada Rabu (8/5/2025) di Rumah Khitanan Dani Radiana, yang berlokasi di Kampung Sindangsari, Desa Jati, Kecamatan Bojongpicung.
Dalam video yang diduga berasal dari rekaman CCTV klinik, terlihat jelas pelaku yang diketahui bernama Dani Radiana menampar kepala sang balita yang saat itu tengah meronta.
BACA JUGA: Hingga Mei 2025, Polres Mahulu Ungkap 9 Kasus Narkotika dengan 12 Tersangka
BACA JUGA: Modal Bujuk Rayu, Pemuda di Berau Gauli Banyak Perempuan
Tindakan kekerasan ini terjadi ketika orang tua korban sedang berada di luar ruangan.
Namun, kejadian tersebut tetap bisa disaksikan karena monitor CCTV yang dipasang di ruang tunggu menayangkan secara langsung proses sunat.
Video itu kemudian disebarluaskan oleh pihak keluarga korban melalui media sosial dan langsung menyulut kecaman publik.
"Asalamualaikum min saya mau lapor ada kejadian kekerasan terhadap sorang pasien anak kecil di Rumah Khitanan DANI RADIANA Cianjur/ciranjang, keluarga korban adalah tetangga asal KBB, kel korban juga memiliki vidio bukti," tulis salah satu unggahan keluarga korban yang viral di media sosial.
BACA JUGA: Marak Pencuri Besi Penutup Parit dan Panel Surya di Balikpapan, Polisi Selidiki Jejak CCTV
BACA JUGA: Cek Tak Bisa Dicairkan, Aman 88 Somasi PT Abbasy Jaya Perkasa
Keluarga korban, yang berasal dari Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengaku kecewa dan kini tengah mempertimbangkan langkah hukum untuk menindaklanjuti dugaan penganiayaan yang dialami anak mereka.
Dilansir dari Beritasatu, Dani Radiana mengakui perbuatannya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

