Adu Mulut Berujung Maut, Pria di Samarinda Ilir Tewas Ditikam
Polsek Samarinda Kota berhasil meringkus 1 terduga pelaku berinisial VC yang menikam korban.-IST/Polsek Samarinda Kota -
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM- Kasus penikaman yang menewaskan seorang pria terjadi di kawasan Gunung Manggah, Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, pada Senin, 5 Januari 2025.
Kapolsek Samarinda Kota, Kompol I Gede Adi Suarmita, membenarkan adanya insiden berdarah yang terjadi sekira pukul 14.10 Wita itu.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, kejadian bermula dari cekcok antara korban WP dengan sejumlah orang di lokasi. Adu mulut tersebut berlangsung cukup sengit dan menarik perhatian warga sekitar.
"Situasi kemudian semakin memanas setelah beberapa orang lain datang ke lokasi. Cekcok berkembang menjadi keributan yang disertai aksi pengeroyokan terhadap korban," ungkap Suarmita, Senin, 5 Januari 2026.
BACA JUGA: Cemburu Berujung Maut, Suami Bunuh Istri Secara Sadis di Toko Pakaian Muara Wahau
Di tengah situasi keributan tersebut, salah satu pelaku yang terlibat diduga mengeluarkan senjata tajam.
"Korban kemudian ditikam di bagian dada, tepat di area ulu hati. Akibat luka tusuk tersebut, korban mengalami pendarahan hebat dan terkapar di jalan," jelasnya.
Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
Korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AW Sjahranie dalam kondisi kritis. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan akibat luka serius yang dideritanya.
BACA JUGA: Persoalan Tempias Hujan di Pasar Pagi Tidak Sempat Masuk Perencanaan Pembangunan
"Korban sempat dibawa ke RSUD AW Sjahranie. Informasi terakhir yang kami terima, korban meninggal dunia. Saat ini kami masih menunggu pihak keluarga korban untuk proses administrasi lanjutan dan pembuatan laporan resmi," ujar Suarmita.
Sementara itu, terduga pelaku penikaman berinisial VC berhasil diamankan tak lama setelah kejadian. Penangkapan dilakukan dengan bantuan masyarakat.
Saat ini pelaku dibawa ke Polsek Samarinda Kota untuk menjalani pemeriksaan. "Untuk sementara baru 1 orang terduga pelaku yang kami amankan. Anggota masih melakukan pengembangan di lapangan serta memeriksa saksi-saksi," sebut Suarmita.
Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau dapur yang diduga digunakan saat penikaman.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

