Satreskrim Polresta Samarinda Sebut Hasil Pengecekan SPBU Nihil Indikasi BBM Oplosan

Satreskrim Polresta Samarinda Sebut Hasil Pengecekan SPBU Nihil Indikasi BBM Oplosan

Kasatreskrim Polresta Samarinda, Kompol Dicky Anggi Pratama.-(Disway/Mayang)-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Sejumlah Warga Kota Samarinda alami pengalaman tidak menyenangkan setelah mengisi kendaraan bermotornya dengan bahan bakar milik Pertamina.

 

Berdasarkan banyaknya keluhan masyarakat yang beredar di media sosial, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Samarinda bergerak cepat meninjau SPBU di beberapa titik di Kota Samarinda.

 

Kasatreskrim Polresta Samarinda, Kompol Dicky Anggi Pranata, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan ke beberapa SPBU di Kota Samarinda.

 

"Kami memang melakukan pemeriksaan ke beberapa SPBU, terkait munculnya keresahan masyarakat dengan adanya dugaan BBM yang tercampur atau tidak murni yang menyebabkan beberapa kendaraan tidak bekerja dengan baik," ungkap Kompol Dicky Anggi, Minggu (30/3/2025).

 

BACA JUGA : Polresta Samarinda Siagakan 227 Personel Amankan Malam Takbiran Idulfitri 2025

 

Dicky menerangkan, saat dilakukan pengecekan di 5 SPBU yang berbeda di Kota Samarinda, menunjukkan hasil BBM dalam kondisi normal, tidak ditemukan adanya masalah. Bahan bakar campuran itu pun tidak ada.

 

"Saat ini belum ditemukan hasil, Artinya masih clear (Bersih). Semua takaran juga sesuai, dan juga untuk bahan campuran juga nihil," jelasnya.

 

Meski demikian, untuk tindaklanjutnya ke depan, Satreskrim mengimbau kepada masyarakat yang merasa dirugikan untuk melaporkan secara resmi kasus ini.

 

BACA JUGA : Buntut Keresahan Pengguna BBM yang Kendarannya Mogok, Komisi III DPRD Kaltim Desak Pertamina Ambil Tindakan

 

Sehingga, pihaknya bisa memproses secara mendalam dan berkelanjutan. "Karena pemeriksaan sudah kita laksanakan, saat ini kita tinggal menunggu saja apabila ada laporan selanjutnya. Kita akan langsung tindaklanjuti," bebernya.

 

Dicky memastikan, pihaknya telah bekerja sama dengan beberapa pihak terkait untuk menguji kemurnian bahan bakar minyak itu di SPBU.

 

"Pokoknya 5 titik itu nihil ya. Ada di Jalan AW Syahrani, kemudian Jalan di Palaran, Lalu di Jalan Teuku Umar. Sudah kita ajak dinas-dinas terkait untuk mengukur takaran maupun kandungannya," ujarnya.

 

BACA JUGA : Pemkot Samarinda Siapkan Tujuh Hektare Lahan untuk Sekolah Rakyat, Lokasinya di Sini

 

Dirinya menegaskan, untuk sementara ini semua bahan bakar minyak yang dijual di SPBU masih aman.

 

Dia menyatakan bahwa tidak ada laporan yang masuk selain laporan yang beredar di media sosial oleh warganet.

 

"Untuk laporan resmi warga belum ada, jadi kemarin kami menemukan laporan di medsos yang ramai. Kami langsung gerak cepat respon langsung mengambil tindakan untuk melakukan pemeriksaan," kata Dicky.

 

Kendati demikian, Satreskrim telah menghubungi pihak yang mengeluhkan kendaraannya brebet usai mengisi bahan bakan di sebuah SPBU. Namun belum mendapat jawaban.

 

"Barang bukti yang beredar di medsos belum ada pada kami, Tapi kami sudah menghubungi orang yang memberitakan. itu kami sudah mencoba hubungi tapi belum direspon." pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: