Cegah Kenaikan Harga BBM Sembarangan, Pemkab Mahulu Bakal Rutin Sidak ke Tingkat Pengecer
Salah satu penjual bbm eceran di Mahulu.-Iswanto/ Nomorsatukaltim-
MAHULU, NOMORSATUKALTIM- Pemkab Mahakam Ulu (Mahulu) bakal mengatur jadwal untuk melakukan sweeping atau sidak rutin ke setiap SPBU, APMS dan para penjual BBM eceran.
Langkah tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya distribusi BBM subsidi yang tidak tepat sasaran, termasuk mencegah penentuan harga yang terlalu mahal di tingkat pengecer.
Asisten I Pemkab Mahulu, Agustinus Teguh Santoso menilai kelangkaan BBM di Mahulu selama ini patut diduga adanya proses distribusi yang yang tidak tepat sasaran.
Bahkan, cenderung dimanfaatkan oleh para mafia hingga menimbulkan kelangkaan. Dugaan tersebut diperkuat dengan sering habisnya stok BBM di SPBU.
BACA JUGA: BBM Langka di Long Apari Bukan Karena Kuota, Ini Penjelasan Pengelola APMS
BACA JUGA: BBM Subsidi untuk Kapal Kosong, Distribusi Barang ke Kutai Barat Terganggu
Sementara di tingkat pengecer justru ketersediaan stabil terus dengan patokan harga jual yang terlalu mahal.
Teguh menegaskan kepada pengelola SPBU, APMS serta para pengecer agar tidak main-main dalam mendistribusikan BBM subsidi.
Sebab, BBM bersubsidi seperti Solar dan Pertalite sejatinya ditujukan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.
“Kami sampaikan kepada pihak APMS dan pengusaha SPBU supaya jangan main-main. Kasian masyarakat kecil, karena sebetulnya yang berhak mendapatkan BBM subsidi itu masyarakat, masa harus beli dari pengecer terus, karena SPBU cepat habis. Habisnya dimana? Sementara di pengecer nggak pernah habis,” ujar Teguh saat diwawancara, Senin 2 Februari 2026.
BACA JUGA: Harga Eceran Dinilai Tak Masuk Akal, Pemkab Mahulu akan Buat Aturan HET BBM di Tingkat Pengecer
Selain itu, pemerintah daerah akan membuat peraturan terkait penentuan harga eceran tertinggi (HET) di tingkat pengecer.
Langkah ini dilakukan untuk menjawab keluhan masyarakat mengenai tingginya harga BBM di tingkat pengecer.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

