Gedung Kristen Center Kubar Terbengkalai, Warga Berharap Pemerintah Turun Tangan

Gedung Kristen Center Kubar yan terbengkalai.-eventius/disway-
KUBAR, NOMORSATUKALTIM –Gedung Christian Centre atau Kristen Center di Desa Belempung Ulaq, Kecamatan Barong Tongkok, kini dalam kondisi yang memprihatinkan.
Proyek yang mulai dibangun sejak 2012 dengan anggaran sebesar Rp 50,7 miliar ini awalnya dirancang sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial di Kutai Barat.
Namun, sejak rampung, bangunan ini tidak pernah benar-benar difungsikan dan kini tampak terbengkalai.
Bangunan megah yang seharusnya menjadi pusat kegiatan sosial dan keagamaan kini justru dipenuhi kotoran burung, cat yang mengelupas, serta dikelilingi oleh rumput liar yang tumbuh tak terkendali.
Warga setempat merasa prihatin dan kecewa melihat kondisi bangunan yang semakin rusak dari waktu ke waktu. Daniel (45), seorang warga sekitar, mengungkapkan rasa kecewanya terhadap proyek ini yang telah menelan anggaran besar tetapi tidak pernah dimanfaatkan secara maksimal.
BACA JUGA: Jalan Sultan Hasanuddin di Barong Tongkok Rusak Parah, Warga Minta Perbaikan Segera
BACA JUGA:Bazar Murah PKK Kubar Diserbu Warga, Paket Sembako Habis dalam Hitungan Jam
"Sejak awal dibangun, gedung ini hampir tidak pernah digunakan. Sekarang malah dibiarkan begitu saja, penuh kotoran burung dan rumput liar di mana-mana," ungkapnya, Selasa (25/3/2025).
Selain itu, kondisi bangunan juga semakin memburuk dengan atap yang mulai bocor, dinding yang berjamur, serta lantai yang berdebu dan dipenuhi sarang burung.
"Dulu bangunan ini tampak megah, tapi sekarang malah rusak parah. Atapnya bocor, catnya mengelupas, dan di dalamnya penuh sarang burung. Sayang sekali kalau hanya dibiarkan begini," lanjutnya.
Halaman gedung yang dulunya diharapkan menjadi area hijau yang tertata kini malah dipenuhi rumput liar yang tumbuh tinggi, semakin memperparah kesan kumuh dan tidak terawat.
"Sekeliling gedung ini penuh rumput liar, terlihat semakin kumuh dan tak terurus. Ini benar-benar mengecewakan," kata Daniel.
Selain menimbulkan masalah estetika, kondisi gedung yang terbengkalai juga dikhawatirkan dapat membawa dampak negatif bagi lingkungan dan keamanan warga sekitar.
Menurut Daniel, gedung kosong yang gelap di malam hari dapat menjadi tempat bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan aktivitas ilegal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: