UINSI Samarinda Terdampak Efisiensi, Anggaran Dipangkas Rp27 M, Honor Dosen Dipotong 50 Persen Lebih
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UINSI Samarinda, Muhammad Tahir saat diwawancarai dalam diskusi program Gratispol di perguruan tinggi-(Foto/ Istimewa)-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah di awal 2025 berdampak luas pada berbagai sektor, termasuk perguruan tinggi.
Salah satu yang terdampak signifikan adalah Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, yang mengalami pemotongan anggaran hingga Rp27 miliar.
Akibat pemangkasan anggaran ini, beberapa program akademik terkena dampaknya.
Termasuk pengurangan honor dosen di pesantren kampus sebesar 50 persen.
BACA JUGA: Imbas Efisiensi, Revitalisasi RSUD Ratu Aji Putri Botung Tunggu Keputusan Bupati PPU
BACA JUGA: Efisiensi Anggaran, Program Rehabilitasi Rumah di Balikpapan Jalan Terus
Honor dosen yang sebelumnya Rp78 ribu per sesi, kini hanya Rp38 ribu per sesi.
“Di tahun 2025 ini, kami terkena efisiensi anggaran. Jadi honor dosen di pesantren kampus hanya dibayar Rp38 ribu per sesi. Secara keseluruhan, anggaran UINSI pada 2025 tinggal Rp65 miliar, setelah dipotong Rp27 miliar,” ujar Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UINSI, Muhammad Tahir, dalam diskusi Program GratisPol dan JosPol Pendidikan 2025, Senin (24/2/2025).
Meski mengalami pemangkasan honor, Tahir menegaskan bahwa semangat dosen untuk tetap mengajar tidak surut.
Pihaknya telah menawarkan kepada seluruh dosen opsi untuk tetap mengajar atau mengundurkan diri.
BACA JUGA: Aliansi Mahasiswa Balikpapan Demo Tolak Kebijakan Efisiensi Anggaran
BACA JUGA: 5 Sektor Prioritas Ini Tidak Terimbas Efisiensi Anggaran
“Kami persilakan bagi yang keberatan untuk mengundurkan diri. Tapi, alhamdulillah lebih dari 90 persen dosen bertahan dan mau mengabdi,” jelasnya.
Diketahui, program pesantren kampus di UINSI merupakan program tambahan di luar perkuliahan reguler.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
