Bankaltimtara

Usung Konsep Baru Menjelang Ramadan, Pasar Murah Samarinda Bersamaan dengan Operasi Pasar LPG 3 Kg

Usung Konsep Baru Menjelang Ramadan, Pasar Murah Samarinda Bersamaan dengan Operasi Pasar LPG 3 Kg

Kepala Disdag Samarinda, Nurrahmani-Disway/ Mayang-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM- Lonjakan harga kebutuhan pokok selalu terjadi menjelang Ramadan.

Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda akan menggelar pasar murah 2025 dengan konsep berbeda.

Tahun ini pasar murah akan bersamaan dengan operasi pasar LPG 3 kg, yang diprioritaskan bagi warga dengan kartu khusus.

Kepala Disdag Samarinda, Nurrahmani mengatakan, bahwa pasar murah kali ini akan berlangsung dalam dua tahap.

BACA JUGA: Jelang Ramadan 2025, Disdag Samarinda Pastikan Bahan Pokok Aman

BACA JUGA: Ladang Cuan, Puluhan UMKM Ramaikan Maratua Run 2025

Pelaksanaan pertama dijadwalkan pada 17 Februari 2025 mendatang, sedangkan yang kedua akan digelar satu minggu sebelum Hari Raya Idulfitri.

“Kali ini ada hal menarik, kami akan mengadakan operasi pasar LPG bersamaan dengan pasar murah," ungkapnya, Jumat (14/2/2025).

Adapun skema penyaluran operasi pasar LPG 3 kg, akan disalurkan melalui kecamatan yang kemudian mendistribusikannya kepada warga yang berhak.

Hal ini bertujuan agar subsidi LPG tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak.

BACA JUGA: Ekonomi Kalimantan Timur 2024 Tumbuh 6,17 Persen, Melebihi Rata-rata Nasional

BACA JUGA: Kabar Gembira! Pemerintah Siapkan Diskon Tiket Lebaran, Erick Thohir: Sedang Dibahas

"Untuk distribusi sendiri, kami akan bagikan kepada kecamatan, pihak kecamatan akan memberikan kepada warga yang berhak,"jelasnya.

Selain operasi pasar LPG, pasar murah juga akan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Komoditas yang dijual antara lain beras, ayam, sayur-mayur, cabai, serta bawang-bawangan.

“Kami akan sediakan dengan harga terbaik, yang pastinya tidak merugikan pihak UMKM,” tuturnya.

Nurrahmani menegaskan, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan agar harga tidak melebihi batas kewajaran.

BACA JUGA: Area Parkir Baru di Pasar Segiri Solusi Atasi Kemacetan, Dua Bulan Lagi akan Beroperasi

BACA JUGA: Instruksi Efisiensi Anggaran Presiden dalam Pembahasan Bappeda dan Inspektorat

“Kami memiliki tim surveyor di setiap pasar yang melaporkan harga harian, yang kemudian disampaikan ke Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk evaluasi. Jika diperlukan, TPID akan melakukan intervensi untuk menjaga stabilitas harga,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: