Bankaltimtara

Pemkab Kukar Gandeng Universitas Hasanuddin Makassar Siapkan Dokter Spesialis

Pemkab Kukar Gandeng Universitas Hasanuddin Makassar Siapkan Dokter Spesialis

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri (kanan) bersama Rektor Universitas Hasanuddin Prof Jamaluddin Jompa.-IST/Prokopim Kukar-

BACA JUGA: THR ASN Kukar Dipastikan Aman, Total Hampir Rp18 Miliar

“Hari ini kita menginginkan investasi jangka panjang, mungkin 3 sampai 4 tahun kemudian baru bisa kita rasakan manfaatnya. Akan tetapi, hal yang bersifat investasi SDM memang harus dimulai dari sekarang,” tutur Aulia.

Ia menambahkan, bahwa penguatan SDM merupakan investasi strategis yang akan menentukan kualitas pelayanan publik di masa depan.

“Tadi kami sudah diberikan solusi bagaimana caranya memenuhi kebutuhan SDM di seluruh sektor, selain dibantu Unikarta dan juga Universitas Mulawarman, Insya Allah Unhas juga berkomitmen membantu Kabupaten Kukar,” lanjutnya.

Rektor Universitas Hasanuddin Prof Jamaluddin Jompa menyampaikan, bahwa pihaknya melihat peluang besar untuk berkontribusi dalam pengembangan SDM di Kukar.

BACA JUGA: Program Rp150 Juta per RT di Kukar segera Cair Akhir Februari 2026

Setelah mempelajari kebutuhan daerah, ia menilai sudah saatnya Unhas ikut terlibat dalam upaya memperkuat kapasitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.

“Setelah kami pelajari dan telusuri, kami berkesimpulan bahwa sudah saatnya Unhas mempersamai universitas lokal yang ada di sini untuk membantu Pak Bupati. Karena misinya beliau ini terlalu tinggi untuk bisa dicapai tanpa kolaborasi berbagai pihak,” tegas Prof Jamaluddin.

Ia menegaskan, bahwa kehadiran Universitas Hasanuddin di Kukar tidak dimaksudkan untuk menjadi pesaing bagi perguruan tinggi lokal, melainkan sebagai mitra yang saling melengkapi dalam upaya mempercepat pembangunan daerah melalui penguatan pendidikan dan riset.

“Kami sangat ingin menjadi mitra komplementer yang memperkuat kapasitas daerah, karena kemajuan suatu wilayah memerlukan kolaborasi berbagai pihak,” ujarnya.

BACA JUGA: Ketua DPRD Kukar Targetkan Pembayaran Utang ke Kontraktor Lunas Sebelum Lebaran

Jamaluddin juga mencontohkan pengalaman di Sulawesi Selatan yang menunjukkan bahwa percepatan pembangunan tidak dapat dilakukan secara sendiri.

Universitas Hasanuddin tetap membuka ruang kolaborasi luas dengan berbagai perguruan tinggi lain, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Kami mulai mendatangkan universitas dari luar, seperti UGM bahkan dari luar negeri juga. Ilmu pengetahuan berkembang sangat cepat sehingga transformasi pembangunan daerah membutuhkan kombinasi sains, teknologi, dan inovasi yang kuat,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: