Bankaltimtara

Pemkab Kukar Gandeng Universitas Hasanuddin Makassar Siapkan Dokter Spesialis

Pemkab Kukar Gandeng Universitas Hasanuddin Makassar Siapkan Dokter Spesialis

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri (kanan) bersama Rektor Universitas Hasanuddin Prof Jamaluddin Jompa.-IST/Prokopim Kukar-

KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melakukan kerja sama dengan Universitas Hasanuddin Makassar di bidang kesehatan.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas berbagai peluang kolaborasi strategis yang diharapkan mampu memperkuat kapasitas SDM daerah, khususnya tenaga medis yang dibutuhkan untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat hingga wilayah pedalaman dan pesisir.

“Ke depan, kami ingin setiap kebijakan strategis di Kukar dapat berjalan beriringan dengan dukungan akademisi,” ujar Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, Rabu, 4 Maret 2026 malam.

Bupati menjelaskan, bahwa kerja sama dengan Universitas Hasanuddin juga membuka peluang pengembangan pendidikan kedokteran di luar kampus utama, seiring status Unhas sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum.

BACA JUGA: RSUD Aji Muhammad Idris Butuh 364 Nakes, Pemkab Kukar Ajukan Skema Outsourcing

“Status Unhas sebagai PTNBH membuka peluang bagi mereka untuk menghadirkan program pendidikan di luar kampus utama, sehingga kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas SDM lokal,” jelasnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Kukar per Januari 2026, daerah tersebut masih mengalami kekurangan dokter yang cukup signifikan.

Kondisi ini berdampak pada pelayanan kesehatan di rumah sakit daerah maupun puskesmas yang tersebar di berbagai kecamatan, terutama di wilayah pedalaman dan kawasan pesisir yang aksesnya relatif terbatas.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemkab Kukar dan Unhas merancang 2 skema kerja sama lanjutan yang diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam penguatan SDM kesehatan daerah.

BACA JUGA: Kukar Gandeng UGM dan UNDIP untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis

Skema pertama berupa kesepakatan bersama dalam bidang pendidikan, penelitian, pelatihan, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.

Kesepakatan tersebut menjadi pedoman pelaksanaan berbagai program kolaboratif antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.

Skema kedua berupa perjanjian kerja sama penyelenggaraan pembiayaan pendidikan program studi dokter spesialis bagi putra-putri daerah Kukar.

Program ini dirancang untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan pada fasilitas pelayanan milik Pemkab Kukar melalui lulusan Universitas Hasanuddin.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: