Dukung Tumbuh Kembang Anak, Obat Cacing Dibagikan ke Ratusan Murid SD di Barong Tongkok
Petugas kesehatan dari Puskesmas bersama guru SDN 003 Barong Tongkok mendampingi murid saat pemberian obat cacing.-(Foto/Dok. Diskominfo Kubar)-
KUBAR, NOMORSATUKALTIM – Sebanyak 194 murid SDN 003 Barong Tongkok di Kampung Mencimai, Kecamatan Barong Tongkok, menerima obat cacing dari petugas kesehatan Puskesmas Barong Tongkok.
Kegiatan ini dilaksanakan, pada Rabu (23/4/2025), sebagai bagian dari program rutin pemerintah dalam menjaga kesehatan anak usia sekolah.
"Ini merupakan salah satu upaya pencegahan yang kami lakukan secara berkala untuk mendukung tumbuh kembang anak," ujar Nurhayati, petugas kesehatan dari Puskesmas Barong Tongkok.
Pemberian obat cacing bertujuan untuk memusnahkan parasit yang dapat mengganggu pertumbuhan, menurunkan imunitas, hingga menyebabkan anemia dan kekurangan gizi.
BACA JUGA: Warga Terdampak Banjir Akhirnya Terima Bantuan dari Dinsos Kubar
BACA JUGA: Kondisi Kutai Barat Terkini: Banjir Mulai Surut, BPBD Siaga di Wilayah Hilir
Menurut Nurhayati, anak-anak yang terbebas dari infeksi cacing akan lebih siap secara fisik dan mental dalam menerima pelajaran di sekolah.
“Infeksi cacing sangat memengaruhi daya tahan tubuh dan kemampuan belajar. Oleh karena itu, penting bagi anak-anak untuk rutin mengonsumsi obat cacing,” jelas Nurhayati.
Lebih lanjut, Nurhayati menyampaikan bahwa program ini sangat penting untuk menunjang program pendidikan.
Ia mengungkapkan bahwa cacingan sering kali tidak disadari, namun dampaknya terhadap prestasi belajar sangat signifikan.
BACA JUGA: Rakor Desk Verifikasi, Pemkab Kutai Barat Mantapkan Arah Pembangunan 2025–2030
BACA JUGA: Sebulan, Ratusan Motor di Kubar Mengalami Permasalahan pada Filter Bensin
“Anak yang bebas dari infeksi cacing umumnya lebih sehat dan semangat belajar,” tegas Nurhayati sambil mendampingi siswa saat pemberian obat berlangsung.
Kepala SDN 003 Barong Tongkok, Zainudin, menyambut baik pelaksanaan program ini dan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah serta petugas kesehatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

