Sebabkan Kemacetan, PKL di Trotoar Didorong Pindah Ke Pasar Rawah Indah
Ilustrasi pedagang kaki lima-istimewa-
BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Pedagang yang berjualan di atas trotoar di sekitaran pasar Taman Rawah Indah, akan ditertibkan.
Tercatat ada 84 pedagang yang berjualan di atas trotoar. Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris ingin tidak ada bentrok antara petugas dan pedagang saat penertiban nanti.
Agus Haris mengatakan, aktivitas perdagangan di sana sudah melanggar aturan.
Akibat tindakan para pedagang itu, jalan sering kali terjadi kemacetan.
Berdagang di atas trotoar, pembeli pun memarkir kendaraan mereka di bahu jalan. Sehingga, ruas jalan menjadi kecil.
BACA JUGA : Pamerkan Kelamin ke Penjaga Toko, Pemuda Asal Bontang Diamankan Polisi
Pemerintah Kota Taman sempat memberikan teguran. Bahkan sempat memberikan surat peringatan (SP) sebanyak tiga kali.
Sayang, semua itu tak diindahkan. Pedagang tetap berjualan di atas trotoar.
“Walau sudah diberikan SP3, saya tidak ingin para pedagang langsung diberikan penindakan. Harus diperiksa dari sisi sosialnya. Serta para pedagang itu diberikan waktu sembilan hari untuk memindahkan barang mereka,” katanya.
Ia ingin setelah peringatan hari kemerdekaan RI, pada 17 Agustus 2025, masalah itu sudah harus selesai.
BACA JUGA : Tolak CFN di Bontang, Warga Kirim Surat Terbuka ke Neni Moerniaeni
Pedagang yang berjualan di trotoar itu diminta untuk pindah ke dalam gedung pasar Taman Rawah Indah. Di sana, masih banyak tempat kosong yang belum dimaksimalkan.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP), Asdar Ibrahim menuturkan, pihaknya akan memanggil kembali para pedagang tersebut.
Termasuk juga beberapa Dinas terkait lainnya besok, Selasa 12 Agustus 2025.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

