Cuaca Ekstrem Sebabkan 55.275 Kasus ISPA di Balikpapan
Ilustrasi: dokter memeriksa seorang pasien anak -Antara-nomorsatukaltim.disway.id
BACA JUGA: Kenali Penyakit Lewat Mata! Diabetes hingga Kanker Bisa Terungkap
- Rutin berolahraga dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala ISPA.
DKK Balikpapan juga terus melakukan sosialisasi kesehatan melalui berbagai media dan fasilitas layanan kesehatan guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan selama musim hujan.
Di samping itu, selain ISPA, Alwiati mengatakan ada kekhawatiran juga muncul terkait potensi penyebaran Human Metapneumovirus (HMPV), virus yang menyerang saluran pernapasan dengan gejala serupa ISPA.
Meski demikian, pihaknya menegaskan hingga saat ini belum ada laporan kasus HMPV di Balikpapan.
"Situasi masih aman, namun masyarakat harus tetap menjaga kebersihan dan kesehatan, serta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala sakit," ujar Alwiati.
BACA JUGA: China Deteksi Penyakit Pernafasan Baru, Gejalanya Mirip Pilek, Covid-19 Jilid 2?
Seperti dilansir dari website resmi Kementerian Kesehatan RI, bahwa HMPV diketahui memiliki gejala seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas yang mirip dengan ISPA.
“Walaupun kasusnya belum ditemukan di Balikpapan, masyarakat tetap diminta untuk tetap waspada dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika mengalami gejala yang mencurigakan,” jelasnya.
Disisi lain, berdasarkan data yang dihimpun oleh Nomorsatukaltim dari DKK Balikpapan, pada pertengahan tahun 2024 penyakit ISPA tercatat ada 297 kasus. Selain ISPA, flu mencapai 857 kasus.
Dengan temuan tersebut, Alwiati mengingatkan kepada masyarakat Balikpapan untuk lebih waspada terhadap kondisi kesehatan mereka.
BACA JUGA: Mulai Berlaku 2025, Ini Daftar Penyakit yang Tidak Ditanggung oleh BPJS Kesehatan, Cek Di Sini
"Jangan disepelekan. Perhatikan lagi ketika mengonsumsi makanan dan minuman, serta atur pola makan dengan baik," tuturnya.
Alwiati juga mengimbau agar masyarakat rutin memeriksakan kesehatannya di puskesmas terdekat untuk mencegah kondisi yang lebih serius.
Posko pelayanan kesehatan yang didirikan oleh DKK Balikpapan di sejumlah titik menjadi langkah preventif agar warga dapat segera mendapatkan penanganan medis jika diperlukan. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

