Fiskal Daerah Berkurang, Evaluasi TPP ASN Jadi Opsi Terakhir

Minggu 02-08-2026,15:07 WIB
Reporter : Mayang Sari
Editor : Baharunsyah

Ia menyebut sektor pariwisata, pertanian, jasa, hingga ekonomi kreatif perlu mendapat perhatian lebih besar. 

Kepala daerah dinilai harus menghadirkan inovasi dan terobosan agar potensi tersebut mampu menjadi penopang fiskal daerah pada masa mendatang.

"Kaltim selama ini bertumpu pada dana bagi hasil migas dan batu bara. Ke depan harus ada inovasi mencari sumber-sumber pendapatan baru, baik dari sektor pariwisata, pertanian, jasa, maupun sektor lain yang memang memiliki potensi meningkatkan pendapatan daerah," bebernya.

Syafruddin menilai, keberhasilan memperkuat pendapatan daerah sangat bergantung pada kepemimpinan kepala daerah dalam merancang kebijakan yang inovatif, dan berorientasi pada pengembangan potensi lokal. 

BACA JUGA:Pusdiksi Unmul Tegaskan DPR dan Pemerintah Jangan Licik Demi Akali Anggaran MBG

Menurut  politisi PKB ini, tantangan fiskal yang dihadapi seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mempercepat diversifikasi sumber pendapatan, sehingga pembangunan tidak lagi bergantung pada satu atau dua sektor utama. 

"Tujuan akhirnya bagaimana pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, pembangunan di Benua Etam tidak terhambat, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat meski ruang fiskal daerah sedang mengalami tekanan," tuturnya. 

Kategori :