SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk Kalimantan Timur (Kaltim), pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada pagi hari.
Berdasarkan pembaruan peringatan dini BMKG pukul 04.08 Wita hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi mulai pukul 04.20 Wita hingga sekitar pukul 07.20 Wita.
Wilayah terdampak meliputi Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat, serta Kota Samarinda.
BACA JUGA: Hujan Deras Picu Longsor di Loa Hui Samarinda, Tiga Rumah Terdampak
BACA JUGA: Waspada Tenggelam karena Banjir, BPBD Kutim Siaga Pantau Kawasan Bantaran Sungai
Di Kutai Kartanegara, potensi hujan lebat mencakup Muara Muntai, Loa Kulu, Loa Janan, Anggana, Kota Bangun, Kembang Janggut, Muara Kaman, Muara Jawa, Sanga Sanga, Marang Kayu, dan Muara Wis.
Sementara di Kutai Barat, hujan berpotensi terjadi di Melak, Damai, Muara Lawa, Muara Pahu, Bongan, Mook Manaar Bulatn, dan Tering.
Di Kota Samarinda, wilayah Sungai Kunjang dan Sambutan juga masuk dalam peringatan dini.
BMKG menyebutkan, potensi hujan lebat tersebut dapat meluas ke Muara Badak, Tabang, dan Tenggarong Seberang di Kutai Kartanegara.
BACA JUGA: Tarif Speedboat Tak Terkontrol, DPRD Berau Soroti Risiko Keselamatan Wisatawan
BACA JUGA: KPC Bantah Kebocoran Pengolahan Air, Sebut Limpasan Banjir Akibat Hujan Deras
Perluasan juga diprakirakan terjadi di wilayah Kutai Barat seperti Long Iram, Barong Tongkok, Jempang, Penyinggahan, Linggang Bigung, Siluq Ngurai, dan Sekolaq Darat.
Selain itu, potensi serupa dapat menjangkau wilayah Kutai Timur, Mahakam Ulu, Samarinda bagian Palaran, serta seluruh wilayah Kota Bontang.
Sementara itu, berdasarkan ramalan cuaca harian, kondisi cuaca di Kaltim secara umum didominasi berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah daerah.