“Nanti terkait masalah teknis, kami akan koordinasi lagi dengan Dinas Pendidikan,” ucapnya.
BACA JUGA: Truk Bermuatan Terbuka Masih Melintas di Jalan Umum, Dishub Kutim Akan Berkoordinasi Lintas Sektor
BACA JUGA: Dishub Kutim Perjuangkan Slot Penerbangan Reguler ke Balikpapan, Target Launching dalam Waktu Dekat
Untuk tahap awal operasional, Dishub menetapkan jalur Jalan Soekarno-Hatta sebagai fokus layanan. Penetapan ini dilakukan karena saat ini armada bus sekolah yang tersedia baru satu unit.
“Karena masih satu unit saja, jadi kita fokus dulu di jalur Soekarno-Hatta,” katanya.
Dishub juga masih mempertimbangkan sekolah mana yang akan menjadi prioritas layanan di jalur tersebut, baik tingkat SMA maupun jenjang pendidikan lainnya yang berada di kawasan itu.
Program bus sekolah ini diharapkan dapat membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi oleh pelajar, sekaligus meningkatkan keselamatan berlalu lintas di wilayah perkotaan Sangatta.
BACA JUGA: Sekolah Rakyat Berasrama di Kutim Ditargetkan Tampung 1.500 Siswa
BACA JUGA: Dana Desa Dipangkas, 139 Desa di Kutim Hanya Terima Rp200–Rp400 Juta pada 2026
Ke depan, Dishub Kutai Timur memastikan akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan layanan seiring dengan penambahan armada dan kesiapan infrastruktur pendukung.