Kekurangan Guru Agama Non-Muslim di Pesisir Jadi Perhatian DPRD Berau
Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi.-(Disway Kaltim/ Azwini)-
BERAU, NOMORSATUKALTIM - Keterbatasan tenaga pendidik agama non-muslim di sejumlah sekolah negeri di Kabupaten Berau, khususnya di kawasan pesisir, menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau.
Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi, mengungkapkan bahwa hingga kini masih banyak sekolah yang belum memiliki guru agama Kristen, Katolik maupun Protestan yang sesuai dengan kompetensi akademik.
Persoalan tersebut paling terasa di wilayah pesisir Berau.
“Di daerah pesisir, hampir seluruh sekolah tidak memiliki guru agama non-muslim. Yang tersedia umumnya hanya guru agama Islam, dan itu relatif sudah mencukupi,” kata Frans, 9 Februari 2026.
BACA JUGA: Bupati Berau Pastikan TPP Guru Aman Meski APBD Tertekan: Bukan Beban, Tapi Mitra Pemerintah
BACA JUGA: 209 PPPK Dilantik, Disdik Sebut Kekurangan Guru di Berau Belum Tuntas
Frans yang merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) pesisir menilai, ketimpangan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.
Menurut dia, pendidikan agama merupakan salah satu instrumen penting dalam membentuk karakter dan moral peserta didik sejak dini.
Ia menjelaskan, kekurangan guru agama non-muslim sebenarnya sudah berulang kali disampaikan kepada pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Namun, hingga kini belum ada solusi tepat karena terkendala aturan, terutama setelah kebijakan penghentian pengangkatan tenaga honorer.
BACA JUGA: Pembangunan Sekolah Rakyat di Berau Belum Dapat Direalisasikan Tahun Ini
BACA JUGA: Anggaran Terbatas, Program Bus Sekolah Ditunda, Dishub Berau Sasar CSR
“Kita tidak boleh tinggal diam. Di sekolah, guru agama punya peran besar untuk membentuk sikap dan kepercayaan anak,” katanya.
Sementara itu, Frans juga mengakui sering kali menemui pelajaran agama non-muslim di sejumlah sekolah yang pengajarnya bukan guru dengan latar belakang pendidikan keagamaan yang sesuai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

