Ia menekankan, komunikasi dua arah antara sekolah dan keluarga menjadi kunci agar nilai-nilai adab, ilmu, dan kasih sayang tumbuh kuat dalam diri peserta didik.
“Pendidikan yang ideal adalah pendidikan yang menumbuhkan adab, ilmu, dan kasih sayang. Tidak boleh ada ruang bagi kekerasan di sekolah,” tegasnya.
BACA JUGA:Dapur MBG di Kota Bontang Belum Kantongi Sertifikat Halal dan SLHS
Sebagai tindak lanjut, Disdikbud Bontang akan memperkuat koordinasi dengan seluruh satuan pendidikan agar penerapan Kurikulum Merdeka benar-benar menghadirkan pembelajaran yang humanis, inklusif, dan berkarakter.
"Kami berharap sekolah tidak lagi menjadi tempat yang menakutkan, melainkan ruang aman untuk tumbuh, berpikir, dan berempati, sesuai semangat Merdeka Belajar yang sesungguhnya," terangnya.