Ia menambahkan, hasil kajian itu akan menjadi dasar perencanaan fisik yang ditargetkan dimulai pada 2027 mendatang. Pemerintah ingin memastikan sirkuit yang dibangun nantinya berstandar nasional, sehingga bisa menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.
“Ibu Bupati ingin arena yang benar-benar berstandar nasional. Kalau sudah terwujud, ini akan menjadi kebanggaan bagi Berau sekaligus meningkatkan daya tarik wisata olahraga,” katanya.
Amiruddin menyebut, pihaknya juga terus memperkuat pembinaan atlet balap motor lokal bersama KONI dan IMI Berau. Antusiasme pembalap junior di berbagai kejuaraan disebutnya menjadi modal penting bagi pengembangan prestasi daerah.
“Antusiasnya luar biasa, termasuk dari pembalap junior. Ini cikal bakal lahirnya atlet berprestasi dari Berau. Pemerintah akan terus mendukung dan membina mereka,” ucapnya.
BACA JUGA: Pecco Bagnaia Frustrasi di MotoGP Mandalika 2025, Motor Ducati Gagal Dikendalikan
Amiruddin menegaskan, kehadiran sirkuit permanen diharapkan menjadi tonggak baru bagi kemajuan olahraga otomotif di Bumi Batiwakkal. Lebih dari sekadar arena balapan, sirkuit ini akan menjadi pusat pembinaan, pelatihan, sekaligus ruang ekspresi bagi generasi muda yang berpotensi di dunia otomotif.
“Kami ingin sirkuit ini tidak hanya digunakan saat ada lomba, tapi juga menjadi tempat latihan, edukasi keselamatan berkendara, dan kegiatan otomotif lain yang positif. Harapannya, ini bisa menjadi kebanggaan baru bagi masyarakat Berau,” tutupnya.