Jawabannya bisa jadi terletak pada kelelahan kolektif karena hidup dalam kebisingan informasi.
BACA JUGA: Pembangunan Kaltim: Menghubungkan Wilayah, Menumbuhkan Harapan
BACA JUGA: Komunikasi Tanpa Kekuasaan Itu Dialog, Kekuasaan Tanpa Komunikasi Itu Represif
Kita terlalu sibuk berteriak di ruang digital, hingga lupa bahwa pikiran dan tubuh manusia punya batas. Dan batas itu, hari ini, mulai terasa.
Sebelum saling menuding tentang siapa dalang kerusuhan, mungkin kita perlu bertanya ke diri sendiri.
Apakah kita sudah terlalu bising untuk bisa mendengar dan memahami satu sama lain?
(*/ Penulis adalah jurnalis NOMORSATUKALTIM)