Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono mengaku mengetahui dalangnya.
"Dari luar, orang yang dari luar. Hanya menggerakkan kaki tangannya yang ada di dalam dan saya sangat yakin bahwa kaki tangannya di dalam ini tidak ngerti bahwa dia dipakai. Tapi pada waktunya nanti harus dibuka," katanya kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Pun tidak jelas siapa yang disebut dari luar, pernyataan Hendropriyono ini memancing beragam spekulasi.
Ada yang meyakini benar, ada pula yang menolak mentah-mentah.
Aktivis yakin, kerusuhan datang dari pemerintah untuk memberangus demokrai.
Pemerintah membantah, menuding ada indikasi makar dan terorisme.
Ada banyak opini, semua saling tunjuk.
Bisa jadi semua benar, tapi bisa juga semua salah.
BACA JUGA: Naiknya Pajak Bumi dan Bangunan dan Pengaruh Jasa Upah Pungut (Japung)
BACA JUGA: Ironi Perayaan Kemerdekaan: Terjepit di Antara Harga Tinggi dan Pajak Mencekik
Namun, bisa jadi kita melewatkan satu hal.
Mungkin agen asing dan teroris yang kita takuti itu sebenarnya sudah ada di tangan kita sendiri.
****
Era media sosial membuat masyarakat dibanjiri informasi tanpa henti.
Banyak studi mengungkap, kelebihan informasi dapat memicu stres.
Sejak era smartphone berubah menjadi kebutuhan pokok, tekanan individu itu kini menjadi tekanan komunal. Kita sedang stress secara berjamaah.