BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Pemasangan jaringan gas (Jargas) tahun ini dipastikan terhenti. Ini merupakan imbas dari efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah.
Padahal, direncanakan pemasangan jargas itu dilakukan kepada 8 ribu calon pelanggan di Kota Taman. Itu setelah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan verifikasi.
Awalnya, Pemkot Bontang mengajukan 11.214 sambungan rumah ke kementerian yang dipimpin Bahlil Lahadalia tersebut. Hanya saja, pengajuan itu dilakukan sejak 2021 lalu.
Terbanyak yang diajukan di wilayah Kelurahan Loktuan sebanyak 1.973 kepala keluarga, Tanjung Laut 1.404 kepala keluarga.
BACA JUGA: 'Bontang Terang Terus' Jangan Cuma Jargon! Dewan Dorong Pemkot Selesaikan Masalah Jalan Gelap
Walau di Bontang sudah banyak masyarakat yang sudah menggunakan jargas ini. Pemasangan jargas di Kota Taman dimulai 2011 silam menggunakan dana APBN. Ketika itu, dipasang ke 3.960 rumah. Dilanjutkan 2017 sebanyak 8 ribu rumah.
Setahun kemudian, kembali dipasang sebanyak 5.005 rumah. Total saat ini jargas yang terpasang sebanyak 16.965 rumah.
Jargas Kota Bontang mendapatkan suplai gas dari PT Pertamina Hulu Mahakam dengan alokasi sebanyak 0,2 million standard cubic feet per day (MMSCFD).
Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry mengatakan, Pemkot Bontang sebenarnya sudah bertemu dengan Kementerian ESDM, Mei 2025 lalu.
BACA JUGA: Air Sungai Dahlia di Bontang Berubah Warna, Ternyata Ini Penyebabnya
Tujuannya, agar pemasangan jargas di rumah-ruma itu bisa segera direalisasikan. “Ini kan pemasangannya batal terealisasi karena adanya efisiensi anggaran. Walau sebenarnya, data masyarakat sudah kami berikan ke kementerian. Sudah satu tahun lebih data itu diserahkan,” kata Alfian kepada Nomorsatukaltim, Rabu 27 Agustus 2025.
Menurut politisi Partai Golkar ini, jargas itu sangat diperlukan oleh masyarakat, karena dapat meringankan warga yang selama ini telah bergantung pada gas melon.
Di sisi lain, jargas ini juga memberi kepastian terkait stok gas serta harga yang lebih terjangkau.
Karena itu, Pemkot Bontang sedang berusaha agar proyek pemasangan jargas itu segera direalisasikan kembali.