Pemkab Kutim Targetkan Lelang Selesai Awal Tahun, Februari Sudah Harus Kerja
Rapat evaluasi dan koordinasi percepatan pembangunan Pemkab Kutim.-Sakiya/Disway Kaltim-
KUTIM, NOMORSATUKALTIM - Pemkab Kutim menyebut serapan anggaran APBD 2025 mencapai 80 persen. Meski begitu, Pemkab menekankan evaluasi persiapan menghadapi progam tahun anggaran 2026.
Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor, menjelaskan pada agenda evaluasi tahun 2025, capaian serapan anggaran OPD dinilai cukup baik.
Meski masih terdapat beberapa perangkat daerah dengan realisasi di bawah target.
Namun demikian, secara umum kinerja OPD dianggap sudah maksimal.
“Secara fisik dan keuangan, realisasi tahun 2025 sudah di atas 80 persen. Itu kita nilai sudah bagus,” ujar Noviari saat di wawancara usai memimpin rapat di Ruang Meranti kantor Bupati, Rabu 7 Januari 2025.
BACA JUGA:Cegah Nikah Siri, Kemenag Kutim Bakal Gelar Nikah Massal di Sangatta
Dari hasil evaluasi diharapkan menjadi bahan pembelajaran bagi OPD agar pelaksanaan program di tahun berikutnya dapat berjalan lebih optimal, khususnya dari sisi perencanaan dan administrasi.
Memasuki persiapan tahun anggaran 2026, pemerintah daerah mengingatkan seluruh OPD untuk mulai bekerja lebih awal.
BACA JUGA:Pemkab Kutim Terapkan Pendekatan Genetika Darah untuk Tingkatkan Kinerja ASN
Targetnya, pelaksanaan kegiatan proyek fisik sudah dapat berjalan sejak Februari 2026.
Untuk mendukung hal tersebut, seluruh dokumen administrasi diminta rampung sejak awal tahun.
Mulai dari Kerangka Acuan Kerja (KAK), Surat Keputusan (SK), hingga penetapan Pengguna Anggaran (PA) harus sudah disiapkan.
“Yang sering menjadi kendala itu administrasi. Karena itu kita minta Januari sudah clear semuanya,” tegasnya.
Lebih lanjut ia menjelasakan, selain dokumen perencanaan, penunjukan pejabat teknis seperti Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), hingga pejabat pengadaan juga harus ditetapkan sejak dini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

