Pada tahap awal, pelatihan difokuskan pada bidang operator alat berat, namun ke depan akan dikembangkan ke sektor lainnya.
BACA JUGA: 152 Jamaah Haji Berau Kembali ke Bumi Batiwakkal Disambut Isak Haru, 4 Jamaah Ikut Kloter 15
BACA JUGA: Rotasi Kepala OPD Pemkab Berau akan Dilakukan Dalam Waktu Dekat, Proses sedang Berlangsung
“Kita mulai dengan pelatihan alat berat. Tapi tidak menutup kemungkinan berkembang ke pariwisata atau IT, sesuai perkembangan pasar kerja,” ungkapnya.
Agar program yang dijalankan tepat sasaran, Zulkifli mengaku pihaknya rutin memantau perkembangan pasar kerja dan menjalin komunikasi dengan berbagai sektor industri.
Kolaborasi dibangun dengan OPD terkait, guna memastikan pelatihan menyasar sektor-sektor unggulan di Berau.
“Kita pantau pasar kerja yang ada. Kita juga terus bersinergi dengan perusahaan, apa saja yang dibutuhkan, itu yang kita siapkan,” lanjut Zulkifli.
BACA JUGA: Pengerjaan Fisik Penanganan Abrasi di Pulau Derawan akan Segera Terealisasi Dalam Waktu Dekat
BACA JUGA: Pemkab Percepat Penanganan Fasilitas Pendidikan Akibat Banjir di Berau Secara Bertahap
Ia menambahkan, pembangunan BLK bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bagian dari strategi pengembangan SDM yang berorientasi pada kebutuhan industri.
Diharapkan, kehadiran BLK mampu menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
“BLK bukan hanya soal bangunan. Tapi bagaimana kita menyiapkan SDM yang sesuai kebutuhan pasar kerja. Kita ingin masyarakat sekitar ikut membangun dan memanfaatkan fasilitas ini,” pungkasnya.