Ia juga menyoroti momen syukuran pascapanen yang digelar bersamaan dengan festival. Bagi masyarakat adat, syukuran ini bukan hanya ungkapan terima kasih atas hasil bumi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga.
BACA JUGA: Pemkot Samarinda Bentuk Pengawas PPDB, Tekan Praktik Curang Dunia Pendidikan
BACA JUGA: Pertama di Kaltim, Pemkot Samarinda Rencana Siapkan Tata Kelola Pemerintahan Berbasis AI
Melalui festival budaya, lanjut Andi Harun, generasi muda diajak mengenal akar budaya sendiri. "Saya berharap anak-anak muda mencintai budaya lokal, agar tak kehilangan jati diri di tengah derasnya arus globalisasi," katanya.
Pemerintah Kota Samarinda, kata dia, akan terus menjadikan Desa Budaya Pampang sebagai destinasi unggulan, baik secara budaya maupun ekonomi. Sebab menurutnya, pelestarian budaya adalah investasi masa depan yang tak ternilai.