Bankaltimtara

Guru Honorer Keluhkan Gaji Belum Dibayar 3 Bulan, Begini Tanggapan Disdik Berau

Guru Honorer Keluhkan Gaji Belum Dibayar 3 Bulan, Begini Tanggapan Disdik Berau

Ilustrasi gaji.-istimewa-

BERAU, NOMORSATUKALTIM - Sejumlah tenaga honorer guru di tingkat SD dan SMP di Kabupaten Berau mengeluhkan keterlambatan gaji yang belum dibayarkan selama tiga bulan terakhir.

Ketidakpastian ini semakin membuat mereka cemas, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

Seperti yang diungkapkan salah satu tenaga honorer di SDN 001 Kecamatan Teluk Bayur, Rocky, Selasa (11/3/2025).

Dia mengatakan, bahwa hal ini juga dikeluhkan teman-temannya. "Kami belum terima gaji selama tiga bulan ini," katanya.

BACA JUGA: Sembilan Raperda Masuk Pembahasan Propemperda Tahun Ini

BACA JUGA: Mohon Bersabar, Pengangkatan CPNS dan PPPK di Berau Ditunda

Ia berharap, di bulan ini, gaji tersebut cair atau terbayarkan. Pasalnya, sudah banyak para honorer yang melakukan pinjaman dan menggadaikan barang untuk menutupi kebutuhan selama tiga bulan terakhir ini.

"Memang gaji kami tidak seberapa, tetapi namanya juga kami manusia, pasti banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, terutama untuk anak," ungkapnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Mardiatul Idalisah menjelaskan, bahwa keterlambatan pembayaran gaji tenaga honorer disebabkan oleh beberapa faktor administrasi yang masih dalam proses penyelesaian.

“Salah satu penyebab utama adalah proses sinkronisasi data tenaga pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap dua, yang berdampak pada kelancaran pencairan gaji,” jelasnya.

BACA JUGA: PPPK di Kabupaten Berau Harus Bersabar! Gaji dan THR 2025 Belum Pasti

BACA JUGA: Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 2025 di Kabupaten Berau

Selain itu, Disdik Berau masih melakukan konsultasi terkait status tenaga pendidik dan kependidikan (PTK) yang memiliki masa kerja kurang dari dua tahun.

"Hal itu juga menjadi faktor penyebab keterlambatan pencairan dana," ujarnya.

Namun, Mardiatul memastikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah konkret agar pembayaran dapat segera dilakukan.

“Pekan depan, kami akan meminta data terbaru dari setiap sekolah sebagai persiapan pencairan. Kami berupaya agar gaji tenaga honorer, khususnya PPPK, bisa cair sebelum Lebaran,” tegasnya.

BACA JUGA: Portal Elektronik Pintu Masuk PSAD di Berau Belum Berfungsi

BACA JUGA: Wabup Berau Sebut Pemangkasan Anggaran Pengaruhi Program Pembangunan di Daerah

Ia juga mengungkapkan, bahwa dana dari BOSDA (Biaya Penyediaan Personalia Peserta Didik) melalui APBD sudah tersedia.

Namun, proses administrasi tetap harus diselesaikan agar pembayaran berjalan sesuai prosedur.

"Kami berkomitmen untuk memperjuangkan hak tenaga pendidik agar mendapatkan perhatian yang layak dari pemerintah daerah," tegasnya lagi.

Ia berharap, tidak ada kendala dalam proses tersebut sehingga, pembayaran dapat segera terealisasi.

“Semoga tidak ada kendala dalam proses ini, sehingga pembayaran bisa segera terealisasi dan tenaga honorer dapat merayakan Lebaran dengan tenang,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: