Bankaltimtara

Yulianus Henock: Bendera Borneo Raya Sinyal Ketidakadilan Daerah

Yulianus Henock: Bendera Borneo Raya Sinyal Ketidakadilan Daerah

Pengibaran Bendera Borneo Raya di Flyover Kota Samarinda.-Ari/Disway Kaltim-

Ia menambahkan keinginan untuk memperoleh keadilan pembangunan harus ditempatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan bangsa.

“Tidak ada orang Indonesia ingin memisahkan diri dari NKRI bila pemerintah pusat bersikap adil kepada daerah,” ucapnya.

BACA JUGA:Karhutla Marak di Kaltim, IKN Jadi Perhatian Khusus BPBD Kaltim

Sebagai senator dari Kaltim, Yulianus meminta pemerintah pusat segera merespons berbagai persoalan pembangunan daerah. 

Ia berharap Presiden Republik Indonesia memberikan perhatian terhadap pemerataan pembangunan, terutama di wilayah yang selama ini menjadi salah satu sumber kekayaan alam nasional.

Ia menilai pemerataan pembangunan juga berkaitan langsung dengan perputaran ekonomi masyarakat. 

Ketika anggaran dan aktivitas ekonomi lebih banyak terkonsentrasi di pusat, daerah akan menghadapi keterbatasan dalam mengembangkan potensi ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk menjaga kondusif, untuk menjaga semangat persatuan NKRI, saya sebagai senator Republik Indonesia meminta pemerintah pusat harus memberikan ruang kepada daerah untuk membangun semaksimal mungkin."

"Keadilan, terutama pemerataan keadilan, itu sangat penting,” jelasnya.

BACA JUGA:Dari Maratua untuk Indonesia, Rawat Terumbu Karang, Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut

Yulianus kembali mengingatkan bahwa makna kemerdekaan harus dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. 

Menurutnya, kemerdekaan memiliki makna yang lebih luas ketika masyarakat memperoleh kesempatan untuk hidup sejahtera, mendapatkan pendidikan yang layak, serta merasakan keadilan pembangunan.

“Kemerdekaan itu apa? Fungsinya adalah kita merdeka dari kemiskinan, merdeka dari kebodohan, merdeka dari ketidakadilan. Inilah yang diharapkan seluruh anak bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: