DPRD Kaltim Akui Tak Dilibatkan dalam Pergantian Dirut Bankaltimtara
Kantor Bankaltimtara di Samarinda.-(Foto/ Dok. Disway Kaltim)-
BACA JUGA: Rp2.506 Triliun Belum Mengalir ke Sektor Riil, BI Optimis Ekonomi 2026 Tumbuh Pesat
"Kita tidak tahu detailnya. Itu ranah penegak hukum," katanya.
Hamas berharap ke depan DPRD dapat lebih dilibatkan dalam forum-forum strategis terkait Bankaltimtara. Meskipun tidak memiliki saham, DPRD tetap memiliki fungsi pengawasan terhadap kebijakan yang berdampak pada keuangan daerah.
Ia juga mendorong manajemen baru Bankaltimtara agar membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan DPRD, termasuk dengan mengundang pimpinan atau komisi terkait dalam forum diskusi.
"Harapan kita ke depan, DPR bisa diundang. Kalau bisa hadir, kita hadir. Kalau tidak, tidak apa-apa. Yang penting ada ruang untuk memberi masukan," tutupnya.
BACA JUGA: Sinergi Membangun Pesisir, Bankaltimtara Kawal Konektivitas Jembatan Nibung
Sebelumnya, Pemprov Kaltim memastikan akan ada penyegaran manajemen di tubuh Bankaltimtara. Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyampaikan bahwa proses perombakan jajaran direksi saat ini sudah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan tengah berjalan sesuai prosedur.
Menurutnya, langkah ini bukan sekadar pergantian formalitas, melainkan bagian dari strategi memperkuat bank daerah agar tetap sehat dan kompetitif di tengah dinamika industri perbankan nasional.
"Sudah ada keputusan RUPS terakhir untuk pergantian direksi. Tapi prosesnya memang tidak mudah. Ada tahapan yang harus dilalui di OJK, termasuk panitia seleksi," ujar Seno Aji.
Lebih lanjut, Seno menekankan pergantian direksi ini murni untuk memperkuat tata kelola Bankaltimtara. Menurutnya, sebuah lembaga keuangan daerah harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan persaingan yang semakin ketat.
BACA JUGA: Tambatan Ilegal Ancam Jembatan Mahakam, DPRD Kaltim Soroti Penataan di Sungai Mahakam
"Kalau manajemennya tidak segar, bisa jadi rentan. Jadi, ini bagian dari strategi agar bank kita lebih sehat, lebih kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar untuk pembangunan daerah," ucapnya.
Ia berharap, direksi baru nantinya bisa membawa semangat transformasi, terutama dalam penguatan layanan digital perbankan.
"Kita ingin Bankaltimtara tidak kalah dengan bank lain. Justru harus bisa menjadi bank daerah yang modern, adaptif, dan tetap berpihak pada pembangunan daerah," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
