DPRD Kaltim Akan Evaluasi Anggaran Tim Ahli Gubernur
Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis .-(Disway Kaltim/ Mayang)-
Di sisi lain, ia memahami adanya kekhawatiran publik terkait besaran anggaran yang dialokasikan untuk tim ahli gubernur.
"Teman-teman juga kan menyampaikan, apakah ini terlalu besar atau tidak. Apakah bisa diefektifkan, bagaimana dengan anggarannya. Itu yang harus dicermati," tuturnya.
BACA JUGA: Gaji Tim Ahli Gubernur Kaltim hingga Rp45 Juta per Bulan, Sekda: Sudah Dikonsultasikan ke Kemendagri
BACA JUGA: DPRD Kaltim Soroti Besaran Gaji Tim Ahli Gubernur, Penilaian Harus Berdasar Beban Kerja
Terkait jumlah tim ahli gubernur saat ini, DPRD Kaltim belum memberikan penilaian final. Menurut Ananda, hal tersebut masih perlu dikaji lebih lanjut melalui mekanisme pembahasan anggaran.
Ia menyebut evaluasi berpotensi dilakukan melalui Badan Anggaran DPRD saat pembahasan program yang menggunakan APBD.
"Ya nanti akan kita bahas bersama Badan Anggaran," kata dia.
Pembahasan tersebut kemungkinan kembali dilakukan saat DPRD dan pemerintah daerah menyusun rencana anggaran tahun berikutnya.
BACA JUGA: Kantor ESDM Kaltim Digeledah Tim Pidsus Kejati, Pemeriksaan Berlangsung Hingga 4 Jam
BACA JUGA: Penggeledahan Kantor Dinas ESDM Kaltim oleh Kejati Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
"Kalau tahun depan ada pembahasan anggaran lagi untuk tim ahli, tentu akan ada evaluasi juga dari Banggar DPRD," imbuhnya.
Sebelumnya, polemik tim ahli gubernur mencuat setelah muncul informasi bahwa alokasi anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp10 miliar. Angka tersebut memicu perdebatan publik terkait urgensi serta efisiensi penggunaannya.
Menanggapi hal tersebut, Ananda menegaskan bahwa prioritas penggunaan anggaran daerah harus tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.
"Saya yang terpenting adalah jangan sampai prioritas pembangunan untuk rakyat Kalimantan Timur itu jadi berkurang karena ada hal-hal lain yang juga perlu dibiayai," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
