DPRD Kaltim Dorong Skema Pendanaan Alternatif untuk Program GratisPol
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan menyarankan Pemprov Kaltim mencari sumber pendanaan alternatif untuk program Gratispol.-(Disway Kaltim/ Mayang)-
"Kalau semua dibebankan ke APBD, tentu berat. Tapi kalau bisa dikolaborasikan dengan corporate, itu akan sangat membantu,"katanya.
Agusriansyah menambahkan, DPRD Kaltim saat ini juga mendorong penguatan pendapatan daerah agar program-program prioritas dapat dibiayai secara berkelanjutan. Hal itu dilakukan melalui penyusunan sejumlah rancangan peraturan daerah dalam Program Pembentukan Perda 2026.
BACA JUGA: Rekening Kampus Bermasalah, Rp20 Miliar Dana Gratispol untuk PTS Belum Bisa Dicairkan
BACA JUGA: Realisasi Gratispol Pendidikan Masih Jauh dari Pagu Rp750 Miliar, Baru di Angka Rp150 Miliar
Beberapa perda yang didorong antara lain terkait pendapatan lain-lain yang sah, pengelolaan galian C, pengelolaan sungai, serta evaluasi ulang Perda CSR. Seluruh upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan PAD Kaltim.
"Semua perda itu ujungnya bagaimana meningkatkan PAD kita, supaya visi-misi kepala daerah di bidang pendidikan, kesehatan, dan sektor lain bisa diselaraskan dengan kemampuan fiskal daerah," ujarnya.
Ia menegaskan, penguatan PAD dan pengelolaan anggaran yang adil menjadi kunci agar program unggulan pemerintah daerah tidak mengorbankan layanan dasar yang menjadi kewenangan provinsi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

