Berau Krisis Dokter, Layanan Kesehatan di Pelosok Terkendala
Puskesmas Tepian Buah, di Kecamatan Segah, Berau sedang kekurangan dokter.-Azwini/Disway Kaltim-
BERAU, NOMORSATUKALTIM - Berau tengah alami krisis tenaga medis, khususnya dokter. Ya, sejumlah dokter berstatus pegawai tidak tetap (PTT) tak lagi bertugas.
Kondisi ini sontak mengganggu pelayanan kesehatan di wilayah pedalaman Berau.
Salah satu dampaknya dirasakan warga Kampung Tepian Buah, Kecamatan Segah.
Sejak 1 Mei 2025, puskesmas setempat tak lagi memiliki dokter. Padahal, kehadiran tenaga medis sangat vital. Terutama untuk penanganan kasus gawat darurat.
Akibatnya, setiap pasien yang membutuhkan penanganan cepat harus dirujuk ke RSUD dr Abdul Rivai di Tanjung Redeb.
Perjalanan darat yang memakan waktu sekitar dua jam itu tentu berisiko bagi pasien dalam kondisi kritis.
Sebelumnya, Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, mengusulkan skema rotasi tenaga medis sebagai solusi jangka pendek sambil menunggu penempatan dokter secara permanen.
“Dinas Kesehatan bisa menerapkan sistem rolling satu dokter ditugaskan sebulan, lalu digantikan yang lain. Bisa juga mingguan, yang penting jangan sampai kekosongan,” ujarnya.
Usulan tersebut pun mendapat respons dari Dinas Kesehatan Berau.
Kepala Dinkes Berau, Lamlay Sarie, menyebut skema rotasi dokter sejatinya telah mulai dikawal sejak tahun lalu.
Namun, implementasinya belum berjalan optimal lantaran terbatasnya jumlah tenaga medis yang tersedia.
“Rolling dokter sudah kami mulai sejak tahun lalu, tapi karena hanya bersifat pinjam, ditambah banyak yang ikut CPNS dan yang lulus masih diklat, jadi tenaga di puskesmas lain pun terbagi dan terbatas,” jelasnya kepada NOMORSATUKALTIM, Rabu 6 Agustus 2025.
Situasi tersebut membuat Dinkes tak bisa serta-merta menarik tenaga medis dari satu puskesmas untuk ditempatkan di lokasi lain.
Skema yang diterapkan masih berupa pinjaman antar wilayah, tanpa penempatan permanen. Kebijakan ini dilakukan sebab beberapa puskesmas merasa keberatan kalau dokter mereka dipakai di tempat lain.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

