DPRD Berau: Dari 218 Destinasi Wisata, Baru 4 yang Sumbangkan PAD
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Berau, Agus Uriansyah.-azwini/disway kaltim-
BERAU, NOMORSATUKALTIM – Dari 218 titik destinasi wisata di Berau, hanya empat yang menyumbang pendapatan asli daerah (PAD).
Fakta ini diungkap Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah. Ia menyayangkan minimnya kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, potensi wisata yang begitu besar belum tergarap maksimal.
Terbukti hanya empat destinasi yang sejauh ini tercatat memberi pemasukan daerah. Yaitu Pulau Derawan, Maratua, Biduk-Biduk, dan Wisata Air Panas Bapinang.
BACA JUGA:DPPKBP3A Berau Masih Upayakan Pembangunan Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Seksual
BACA JUGA:Berau Dapat Bankeu Rp337,6 Miliar dari Pemprov Kaltim
“Pariwisata ini seharusnya jadi salah satu sumber PAD terbesar kita. Tapi dari 218 titik, hanya empat yang tercatat menyumbang. Ini jelas jadi pekerjaan rumah besar bagi kita semua,” ungkapnya.
Agus menilai potensi wisata di Berau belum dimanfaatkan secara maksimal, padahal sektor ini bisa menjadi tumpuan baru perekonomian daerah.
Terlebih, selama ini Berau masih sangat bergantung pada sektor tambang yang sifatnya tidak terbarukan.
BACA JUGA:Ramai Isu Job Fair Hanya Gimik, Disnaker Berau Tegaskan Tidak Benar
“Kalau seluruh potensi wisata itu dikelola secara maksimal, saya yakin pendapatan daerah bisa meningkat tajam. Sektor tambang itu tidak terbarukan, suatu saat pasti habis, kita butuh sektor baru yang berkelanjutan," terang Agus.
Agus juga menyoroti faktor-faktor penghambat kontribusi sektor wisata terhadap PAD. Salah satunya adalah rendahnya kualitas sumber daya manusia di bidang kepariwisataan.
Ia mendorong hadirnya pelatihan berkelanjutan seperti Balai Latihan Kerja (BLK) untuk masyarakat sekitar kawasan wisata.
BACA JUGA:Sengketa Lahan SDN 001 Pulau Derawan, Dedy Okto Sebut Penyelesaian Harus Berpihak pada Pemilik Sah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

